29
Jan

JURU DAMAI

Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati,

supaya sehati sepikir dalam Tuhan.

(Filipi 4:2)

 

 

“Ria, kamu jangan mau maafin Badu yang udah numpahin baksomu. Nga­pain kamu maafin dia, dia kan anaknya bandel banget,” kata Bandi. “Iya sih, tapi kan dia udah minta maaf sama aku. Lagi pula dia sebenarnya tidak sengaja,” jawab Ria. “Jangan mau Ria, mendingan kamu musuhin dia aja,” ujar Bandi. “Bandi, kamu ini bukannya tolongin supaya mereka berdamai malah sengaja memanas-manasi mereka!” kata Didi.

 

 

Adik-adik, Bandi memang senang membuat keonaran, ya. Dia bukannya membantu Ria dan Badu berbaikan, malah membuat keadaan semakin panas. Mari kita baca Filipi 4:2-3. Euodia dan Sintikhe juga sedang bertengkar. Mendengar hal itu, Paulus tidak tinggal diam. Dia menasihati keduanya dan meminta Sunsugos untuk menolong mereka berdamai. Paulus tidak seperti Bandi yang membuat keadaan semakin kacau. Dia justru menjadi juru damai bagi kedua temannya yang bertengkar.

 

 

Adik-adik, apakah ada teman di sekitar kita yang sedang bermusuhan saat ini? Kalau ada, yuk kita tolong mereka supaya saling memaafkan dan berdamai.

 

 

Doa: Bapa di Surga, tolonglah aku menjadi juru damai bagi orang-orang di sekitarku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama