30
Jan

MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN

 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya,

ia sama dengan orang yang bijaksana,

yang mendirikan rumahnya di atas batu.”

(Mat. 7:24)

 

 

 

Rumah yang kuat tentu ditopang oleh fondasi yang kokoh. Jika fondasi tidak kokoh, maka bangunan itu akan miring dan akhirnya roboh. Tentu kita tahu Menara Pisa, sebuah menara lonceng di sebuah katedral di kota Pisa, Italia. Menara ini mulai dibangun tahun 1173. Di tahun 1178, menara ini mulai miring ke Tenggara. Apakah para arsiteknya merancang demikian? Tentu tidak. Menara ini seharusnya tegak lurus. Namun, menjadi miring karena fondasinya tidak kokoh. Memang menjadi terkenal karena kemiringannya, namun jika rumah kita yang miring, apakah kita senang? Pasti kita akan tinggal di dalam rumah dengan penuh rasa khawatir.

 

 

Mengakhiri khotbahnya di bukit, Tuhan Yesus memberikan perumpamaan dua macam dasar. Orang yang mendengarkan dan melakukan firman yang sudah dikhotbahkan bagai rumah di atas batu. Tetapi orang yang hanya mendengarkan, ia seperti rumah yang didirikan di atas pasir. Sama-sama menghadapi hujan, angin, dan banjir. Namun, rumah yang didirikan di atas batu tetap berdiri dengan kokoh. Sobat Lansia, firman Tuhan telah kita dengarkan, baik di gereja atau pun dalam saat teduh, Biarlah kita meminta kekuatan dari Tuhan untuk melakukannya.DCN

 

 

DOA:

Tuhan, mampukan kami untuk menjadi pendengar dan pelaku firman-Mu. Amin.

 

Multiple Ajax Calendar

January 2019
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama