6
Feb

DAMAI YERUSALEM, DAMAI DUNIA





Lukas 19:41-44

“… betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti

apa yang perlu untuk damai sejahteramu!”

(Luk. 19:42)

 

 

 

Yerusalem, bagi sebagian orang hanya sebuah kota lama, kota tujuan wisata dan ziarah. Dahulu, Yerusalem adalah kota yang kurang menarik, tandus, iklim tak nyaman dan persediaan air terbatas. Daud (abad ke-10 SM) memandangnya sebagai kota ideal dan menjadikan Yerusalem sebagai pusat pemerintahannya dan membangun istana. Salomo membangun Bait Allah juga. Namun, mengapa Yesus menangisi Yerusalem?

 

 

Nasib kota simbol kedamaian itu patut ditangisi. Perjalanan Yerusalem pasang-surut. Satu pihak, Yerusalem pernah menjadi kota konsili, menyimpan banyak situs bersejarah, dan berdirinya banyak gereja. Lain pihak, ia juga pernah mengalami pemberontakan, penyerbuan, perebutan, dan bahkan pembantaian umat manusia. Gejolak kemanusiaan itu telah berlangsung berabad-abad dan terus berlangsung hingga kini. Ia adalah kota suci bagi tiga agama besar: Yahudi, Kristen dan Islam. Namun banyak negara memiliki kepentingan atas Yerusalem, bukan hanya Palestina dan Israel. Pantaslah, kota suci Yerusalem ditangisi Yesus yang menggambarkan kehancuran umat manusia.

 

 

Dewasa ini, di dalam setiap ibadah Minggu Palem dan Sengsara, hari Minggu terakhir sebelum Paskah, dinaikkan doa syafaat oleh beberapa gereja atas kota Yerusalem. Pernahkah atau tergerakkah kita sebagai gereja mendoakan Yerusalem? Keprihatinan Yerusalem bukan keprihatinan Israel, melainkan umat manusia dan perdamaian dunia.

 

 

DOA:

Ya Tuhan, kiranya Engkau memancarkan damai sejahtera

atas Yerusalam. Amin.

Mzm. 56; Yer. 1:11-19; Luk. 19:41-44

Multiple Ajax Calendar

February 2019
S M T W T F S
« Jan    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama