9
Feb

Kalimatmu Setajam Silet

Yakobus 3:5-10

Siapa menghina sesamanya, tidak berakal budi,

tetapi orang yang pandai, berdiam diri.

(Amsal 11:12)

 

 

 

Dasar bodoh! Gitu aja kok nggak becus! Kamu kok nggak ngerti-ngerti kalau dikasih tahu! Lebih mu­dah memberi tahu hewan peliharaanku, ketimbang memberi tahu kamu. Kalau kamu seperti ini terus, mana ada cowok yang mau sama kamu! Sudah mending aku mau sama kamu! ” umpat Lucky ke­pada pacarnya. Hmmmm… coba bayangkan, apa yang kita rasakan seandainya kita menjadi pacar Lucky! Pasti, perih dan sakit rasanya apabila kita dihina seperti itu. Kalimat makian itu setajam silet yang digunakan untuk mengiris batin kita. Apalagi, kalimat itu diucapkan oleh pacar kita sendiri.

 

 

Di dalam Surat Yakobus 3:5-10, dikatakan bahwa lidah manusia itu dapat digu­nakan untuk memuji Tuhan, namun dengan lidah kita mengutuk manusia yang dicip­takan Allah. Lidah yang penuh dengan kalimat makian adalah sesuatu yang buas, tak terkuasai dan penuh racun yang mematikan. Bahkan dikatakan bahwa lidah itu seperti api yang dapat membakar hutan yang besar. Ini artinya, kita harus berhati-hati dalam menggunakan lidah kita ketika berbicara. Mengapa? Karena kalimat-kalimat makian yang ditujukan kepada orang lain dapat merusak hidup orang lain.

 

 

Teens, kekerasan juga dapat terjadi dalam masa pacaran. Jika pacarmu sering mengucapkan kalimat-kalimat makian, maka hal itu mengindikasikan bahwa kamu sedang mengalami kekerasan dalam pacaran. Itu tandanya, hubungan kalian sudah tidak sehat. Mempertahankan hubungan yang penuh dengan cacian dan makian hanya akan menambah luka di hatimu. Bahkan, kamu bisa menganggap bahwa kalimat makian yang diucapkan oleh pacarmu adalah sebuah kebenaran. Karena itu, jangan segan-segan mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan kalian. Ingatlah bahwa orang yang sungguh-sungguh mencintai kamu justru tidak akan memaki kamu.

Multiple Ajax Calendar

February 2019
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama