14
Feb

HENTIKAN PERUNDUNGAN

Mazmur 1

Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,

yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,

dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh ….

(Mzm. 1:1)

 

 

 

Pada Agustus 2017, ada sebuah berita mengejutkan yang menyatakan keberadaan organisasi yang khusus dibayar untuk menyebarkan ujaran kebencian (hate speech), yaitu Saracen. Organisasi ini pun akhirnya dilaporkan ke kepolisian. Fenomena itu menjadi salah satu penanda bahwa dalam media sosial, ujaran kebencian dan perundungan (bullying) merupakan hal yang marak terjadi. Di zaman globalisasi ini, media sosial memang memainkan peran penting dalam menentukan wajah masyarakat. Kita sering menjumpai ungkapan-ungkapan kotor serta kasar yang ditujukan kepada pihak lain. Tak jarang perundungan verbal itu merusak relasi manusia.

 

 

Anak-anak muda sebagai “konsumen” media sosial perlu waspada terhadap bahaya perundungan. Kitab Mazmur (yang panjangnya mencapai 150 pasal) diawali oleh sebuah kalimat menarik yang mengingatkan kita untuk “tidak duduk di kumpulan pencemooh.” Di sini kita melihat bahwa kebiasaan mencemooh merupakan hal yang berbahaya dan tidak seharusnya kita ikuti. Pemazmur menempatkan nasihat itu di awal tulisannya yang panjang. Ini menandakan betapa pentingnya nasihat tersebut. Pemazmur justru menyarankan agar manusia hidup dengan mengikuti dan merenungkan firman Tuhan siang dan malam.

 

 

Youth, kebiasaan mencemooh perlu dihentikan. Termasuk perundungan yang begitu marak terjadi di media sosial dan keseharian kita. Kita perlu memperbanyak pembagian berita yang sifatnya positif, menyejukkan, menghargai, dan membangun. Terlebih dalam konteks masyarakat majemuk yang membutuhkan seni berkomunikasi yang baik. Semoga sebagai para pengguna media sosial kita terus bijak berpendapat dan turut berperan serta dalam menghentikan perundungan.

 

 

  1. Mengapa duduk di kumpulan pencemooh itu berbahaya?
  2. Apa upaya kita untuk membudayakan damai melalui media sosial?

 

 

Pokok Doa: Semakin sedikit kebiasaan mencemooh di kalangan anak muda.

Multiple Ajax Calendar

February 2019
S M T W T F S
« Jan   Mar »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama