2
Mar

TETAPLAH BERSYAFAAT

Ulangan 9:15-24

“Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN,

empat puluh hari empat puluh malam lamanya …

karena segala dosa yang telah kamu perbuat ….”

(Ul. 9:18)

 

 

 

“Doa adalah nafas hidup orang Kristen.” Slogan ini dicetus dan digaungkan oleh John Calvin sebagai pengingat bagi umat. Bagi Calvin, doa pertama-tama bicara soal relasi dengan Allah, Sang Sumber Hidup. Tanpa doa, kehidupan rohani seseorang akan mati, seperti makhluk hidup tanpa oksigen. Yang kedua, doa bicara soal relasi dengan sesama. Tujuannya agar doa tidak berpusat kepada diri sendiri, tetapi melaluinya kita juga merasakan dan mengingat penderitaan orang lain.

 

 

Namun, mendoakan orang lain tidaklah mudah, terlebih jika orang itu melakukan kesalahan. Musa pernah berada dalam posisi ini. Musa mengingatkan perilaku umat Israel yang berdosa berat. Tidak lama ditinggal untuk berdoa, mereka telah menyimpang dari perintah Tuhan. Mereka membuat patung lembu tuangan. Mendapati hal itu, Musa kecewa. Tuhan pun murka kepada Israel. Tuhan berniat untuk menggantikan Israel dengan keturunan Musa. Di sinilah kebesaran hati nabi Musa teruji. Ia justru berdoa puasa bagi bangsa Israel, empat puluh hari dan empat puluh malam. Musa pun tidak melupakan Harun, pemimpin umat yang membiarkan umat melakukan dosa itu. Musa juga mendoakannya.

 

 

Youth, doa memiliki kekuatan besar. Ia mampu mengubah situasi. Bersyafaat (mendoakan orang lain) melatih kita untuk berempati dan tidak memikirkan diri sendiri. Perlu diingat pula bahwa bersyafaat melatih kita untuk mengampuni. Tuhan Yesus sendiri mengajarkan kita untuk mendoakan musuh kita. Itulah kekuatan sebuah doa. Ia seperti nafas; ia menghidupi sekaligus memberi hidup bagi orang lain. Tuhan memampukan kita.

 

 

  1. Apa yang Musa lakukan ketika Israel berbuat dosa?
  2. Sudahkah Anda berdoa juga bagi orang lain?

 

 

Pokok Doa: Berdoa bagi sesama yang menderita atau yang bersalah kepada kita.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama