7
Mar

Gengsi

Rut 2:1-3

Pergilah ia, lalu sampai di ladang

dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit;

kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.

(Rut 2:3)

 

 

 

Ada sebuah meme yang bunyinya demikian, “Seperti kata emak, hidup itu murah. Gengsi yang bikin mahal. Hidup itu sederhana. Gengsi yang bikin rumit.” Teens, ada banyak orang yang mementingkan gengsi di dalam hidupnya karena ingin terlihat “cetar membahana ” di hadapan orang lain. Ada anak yang memaksa orangtuanya membelikan smartphone terbaru yang supercanggih, hanya demi gengsi. Padahal, orangtuanya bekerja keras dan hanya memiliki penghasilan yang pas-pasan. Ada orang yang sampai terlilit utang hanya demi gengsi untuk ngikutin trend, nongkrong di cafe, nonton ini itu sampai beli baju bermerek. Ada juga orang yang nilainya jelek namun tidak mau dibantu oleh temannya untuk dapat memahami pelajaran di sekolah, hanya karena gengsi.

 

 

Teens, hidup karena gengsi bukanlah hal yang baik. Karena itu, hari ini kita akan belajar dari sikap hidup Rut. Rut adalah orang yang sangat sederhana dan tidak mementingkan gengsi. Ia hidup dalam masa kesukaran. Sebagai seorang perempuan yang sudah janda, ia tidak memiliki penghasilan. Bahkan, ia sampai memungut jelai di tanah milik Boas untuk bertahan hidup. Pekerjaan memungut jelai adalah pekerjaan yang biasa dilakukan oleh orang yang sangat miskin. Akan tetapi, Rut tidak terjebak oleh gengsi. Ia melakukannya dengan setia agar ia dan ibu mertuanya dapat bertahan hidup, walaupun Boas sebenarnya adalah kaum keluarganya.

 

 

Teens, orang yang mementingkan gengsi tidak dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Tuhan pasti mencukupi semua kebutuhan kita, sebagaimana Tuhan memelihara Rut. Akan tetapi, dunia ini tidak akan pernah cukup bagi orang yang mementingkan gengsi. Karena itu, yang terpenting adalah kita belajar untuk tidak terjebak oleh gengsi di dalam pergaulan kita. Yuk kita belajar hidup sederhana dari Rut!

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama