8
Mar

MEMUJI TUHAN

Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN,

semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik.

Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.

(Mzm. 111:10)

 

 

 

Di usia 90 tahun lebih, Oma Kong masih suka sekali memuji Tuhan. Kadang-kadang ia menelepon hanya untuk menyapa dan menyanyikan sebuah lagu yang sudah dihafalnya. Suaranya sudah gemetaran. Tapi ia menyanyikan syair lagunya dengan tepat. Kadang-kadang Oma Kong bertanya, “Oma salah menyanyikannya ya? Suara Oma jelek ya?” Saya jawab dengan jujur, “Oma menyanyi dengan benar, cuma suara Oma gemetaran.” Oma Kong tidak berkecil hati, lain kali ia berbuat begitu lagi.

 

 

Sejak saya mengenal Oma Kong ketika usianya 70-an ia sudah rajin membaca Alkitab dan memuji Tuhan. Suatu kebiasaan yang baik dan bermanfaat sehingga ia tidak pernah kesepian. Apakah kita juga punya kebiasaan yang positif, yang selalu kita lakukan? Mari, kita belum terlambat memulai kebiasaan yang baik dan bermanfaat. Pemazmur mengingatkan bahwa permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan. Orang yang melakukan hal itu berakal budi yang baik. Pujian bagi Tuhan selalu ada di dalam hidupnya. Bukankah kita juga ingin hidup baik dan menjadi pujian bagi-Nya? Mari, sementara masih ada kesempatan, kita melakukannya.DSM

 

 

DOA:

Tuhan, tolong kami untuk tetap semangat membaca firman

dan memuji nama Tuhan dalam nyanyian, bagi kemuliaan Tuhan. Amin.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama