11
Mar

Tidak Memandang Rendah Orang Lain

Rut 2:8-9

“Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air

yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu.”

(Rut 2:9)

 

 

 

Teens, pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut yang terlindung dari badai. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah. Si semut bergumam, “Tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa ke mana-mana.” Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan yang berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa mengisap dirinya semakin dalam. Si semut lalu mencari pertolongan. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya. “Sekarang aku sudah menjadi kupu-kupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku,” kata si kupu-kupu. Akhirnya kupu-kupu itu menolong semut yang terjebak dalam lumpur. Setiap makhluk pasti diberi kelebihan dan kekurangan oleh Tuhan, Sang Pencipta.

 

 

Teens, memandang orang lain dengan kasih adalah tugas kita, termasuk sikap untuk tidak memandang rendah orang lain. Kita belajar dari Boas. Walaupun Rut adalah orang Moab, Boas tidak berlaku kasar terhadap Rut. Bagi bangsa Israel, orang Moab adalah orang kafir, tetapi Boas tetap menghargai Rut (Rut 2:5-9). Hal itu tampak saat Boas melindungi Rut dengan memberi pesan kepada pegawai-pegawainya. Selain itu, bentuk perhatian Boas adalah memberi izin Rut untuk minum (ayat 9). Itu sebabnya Boas adalah seseorang yang menyenangkan hati Tuhan.

 

 

Mari belajar seperti Boas, yang hidup menyenangkan hati Tuhan. Walaupun kita berhasil dalam sekolah, seni, olahraga dan aktivitas yang lainnya, jangan pernah memandang rendah orang lain. Selain itu, kita pun tidak boleh membenci orang lain hanya karena mereka berbeda dengan kita. Rendah hatilah atas kelebihan kita dan berjuanglah atas kelemahan kita.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama