12
Mar

BANGUN DAN MENJADI PUAS

Mazmur 17

Tetapi aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu,

dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.

(Mzm. 17:15)

 

 

 

Diburu dengan tak bersalah. Dijahati padahal tidak menjahati. Apakah Anda pernah mengalami hal itu? Daud pernah mengalaminya.

 

 

Dalam doanya Daud mengungkapkan tekanan yang dialaminya oleh karena orang-orang yang mau menjahatinya. Ada begitu banyak cara yang mereka gunakan untuk membuat Daud jatuh dan terhempas. Daud datang memohon kepada Allah. Dia tetap menjaga pijakan hidupnya mengikuti apa yang Allah kehendaki. Dia tidak mau menyerah saat diserang. Daud hanya berserah kepada Allah, sebab dari Allah saja kekuatannya berasal. Fokus Daud bukan melihat muka orang-orang yang ingin menjahatinya; melainkan tetap memandang wajah Allah. Ia yakin, bersama dengan Allah, pada akhirnya ia akan bangun dan beroleh kemenangan. Bukan untuk melihat muka orang yang jahat, tetapi melihat rupa Allah, Penolong hidupnya.

 

 

Acap kali banyak orang tidak bisa tidur nyenyak karena masalah yang terjadi dalam relasi dengan orang lain tak kunjung selesai. Muka ‘musuh’ menjadi begitu kentara, bahkan terbawa mimpi. Pikiran dipenuhi begitu banyak gagasan yang tidak jelas dalam mencari solusi yang acap kali malah memunculkan permasalahan baru. Dari Daud kita belajar, berpeganglah pada kuasa kasih Allah. Berserahlah pada pemeliharaan-Nya. Tetap tenang dan memandang wajah Allah, bukan wajah ‘musuh’ kita. Bersama Allah kita akan beroleh kelegaan dan menjadi duta damai-Nya.

 

 

REFLEKSI:

Arahkanlah hati kita kepada kuasa kasih Allah,

bukan kepada kuasa kebencian dan pembalasan.

Mzm. 17; Za. 3:1-10; 2Ptr. 2:4-21

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama