13
Mar

MENGUKUR MOTIVASI

Ayub 1:1-22

“TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil,

terpujilah nama TUHAN!”

(Ayb. 1:21)

 

 

 

Ada pepatah berbunyi, “Dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa yang tahu.” Tidak ada yang dapat mengetahui isi hati orang lain. Setiap orang memiliki alasan atau motivasi ketika melakukan sesuatu. Motivasinya bisa tulus, bisa juga tidak.

 

 

Dalam hal mengikut Tuhan, motivasi yang dimiliki hendaknya tulus. Mari belajar dari Ayub. Menurut Iblis, motivasi Ayub berlaku saleh dan takut kepada Tuhan tidaklah tulus. Iblis yakin Ayub berlaku demikian oleh karena harta miliknya banyak. Namun Tuhan tahu benar Ayub tidaklah demikian, bahkan bila harta itu hilang lenyap darinya. Kemudian terjadi bahwa Ayub kehilangan seluruh hartanya. Ribuan ternaknya dirampas seketika (ay. 13-17). Lalu, kesepuluh anaknya tewas mengenaskan karena angin ribut. Harta bisa dicari kembali. Tapi tidak dengan anak-anak yang begitu Ayub kasihi (ay. 5). Di sinilah momen puncak kesedihan Ayub. Ia mengoyakkan jubahnya tanda duka yang amat dalam. Namun di tengah kondisi demikian pun, iman Ayub tetap teguh. Dia tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang tidak patut. Pujian bahkan keluar dari mulutnya, “TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!”

 

 

Youth, iman Ayub sungguh terpuji. Bukan karena harta ia saleh dan setia menyembah Tuhan. Ketika memiliki harta, ia memuji Tuhan. Saat seluruh kepunyaannya hilang, ia pun tetap memuji Tuhan. Kita mungkin bisa berandai-andai, jika semua kepunyaan kita lenyap seketika, masihkah percaya dan mengikut Tuhan? Bisakah kita berkata, “TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN”?

 

 

 

  1. Mengapa Ayub tetap setia dan takut akan Allah?
  2. Bagaimana cara Anda dapat memuji Tuhan di setiap waktu?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda memiliki motivasi yang tulus dalam mengikut Tuhan.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama