20
Mar

AH, MASIH ADA WAKTU

Lukas 13:22-31

“Jika tuan rumah telah bangkit dan telah menutup pintu,

kamu akan berdiri di luar dan mengetok-ngetok pintu ….”

(Luk. 13:25)

 

 

 

Dalam hal waktu, masyarakat kita dikenal dengan sistem “jam karet”. Selama waktu masih bisa diulur seperti karet, kenapa harus tepat waktu? Penyebabnya adalah pemikiran “ah, kan masih ada waktu.” Karena itu harus ada sanksi yang memaksa orang datang tepat waktu. Pemikiran dan kebiasaan “jam karet” itu barangkali juga menjadi salah satu faktor bangsa kita lambat untuk maju.

 

 

Bacaan kita hari ini dibuka dengan pertanyaan, “Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” Yesus menjawab, “Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.” Jawaban Yesus dijelaskan melalui perumpamaan selanjutnya. Tuan rumah telah menutup pintu. Pintu ditutup pertanda tuan rumah tidak mau lagi menerima orang yang ingin masuk. Ini terjadi kepada orang yang tidak tanggap atau mengabaikan ketika pintu masih terbuka lebar; dan baru berebut mau masuk ketika pintu sudah sempit dan tertutup. Ada dua penyebabnya. Pertama, orang-orang ini sudah merasa yakin akan bisa masuk; hal yang dikritik oleh Yohanes Pembaptis (Luk. 3:7-8). Kedua, mereka menunda-nunda untuk menerima undangan sang tuan. Mereka tidak mempersiapkan diri dengan baik, hingga akhirnya pintu ditutup.

 

 

Youth, kita mengenal Allah yang begitu pengasih dan panjang sabar. Ia selalu membuka pintu pengampunan bagi setiap orang yang mau bertobat. Namun, akan tiba saatnya waktu habis, pintu tertutup. Ketika itu, meskipun kita memanggil nama-Nya, Ia tidak akan mendengarkan kita. Karena itu, jangan menunda untuk bertobat dengan berkata, “Ah, masih ada waktu.”

 

 

  1. Apa yang membuat sang tuan menutup pintu bagi orang-orang itu?
  2. Apa yang membuat kita menunda-nunda melakukan pertobatan?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda menjadi teladan untuk menarik orang mengenal Kristus.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama