22
Mar

ZONA NYAMAN IMAN

Wahyu 3:1-6

Barangsiapa menang …

Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan,

melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku ….

(Why. 3:5)

 

 

 

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya” adalah sebuah peribahasa yang hendak mengatakan aturan di suatu daerah, bisa jadi berbeda dengan aturan di daerah lain. Seperti halnya situasi yang terjadi di Smirna dan Sardis; keduanya berbeda.

 

 

Bukti arkeologis menunjukkan letak kota Sardis sangat strategis. Lima jalan yang bertemu di Sardis membawa kekayaan perdagangan. Kota Sardis juga memiliki sumber emas. Hal-hal tersebut membuat kota Sardis sangat enak. Pada zaman itu penduduknya dikenal malas. Mereka suka berpesta dan tidak suka bekerja keras. Keadaan jemaat Kristen juga sangat enak. Tidak ada ancaman guru palsu atau penyembahan kaisar seperti di Smirna. Orang Kristen di Sardis tidak mengalami ancaman penganiayaan. Lalu apakah kondisi iman mereka baik? Ternyata tidak! Justru dalam zona nyaman ini Tuhan Yesus memperingatkan mereka, “Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!” (ay. 1). Mereka hidup baik secara materi. Tetapi iman mereka tidak bertumbuh dan mati. Iman mereka lemah karena pengaruh dunia dan kenikmatannya. Karena itu Tuhan memperingatkan Sardis, “Jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu” (ay. 3).

 

 

Youth, bahaya dari zona nyaman adalah tidak adanya pertumbuhan. Mengapa? Di zona nyaman kita merasa puas dengan kehidupan. Kenikmatan hidup memberi kepuasan yang membuat kita terlena. Akibatnya, iman kita tidak mendapat tantangan untuk bertumbuh. Padahal, iman kita perlu terus bertumbuh agar menghasilkan buah yang dapat dinikmati oleh sesama.

 

 

  1. Apa perbedaan jemaat Kristen di Smirna dan Sardis?
  2. Apa yang membuat iman sulit bertumbuh berada di zona nyaman?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda tidak lekas puas dengan pertumbuhan imannya.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama