24
Mar

JANGAN GAGAL PAHAM

Lukas 13:1-9

“Atau sangkamu kedelapan belas orang,

yang mati ditimpa menara dekat Siloam,

lebih besar kesalahannya dari pada kesalahan semua orang lain

yang diam di Yerusalem?”

(Luk. 13:4)

 

 

 

Ketika bencana besar terjadi di suatu daerah, tidak sedikit orang menghubungkannya dengan hukuman Tuhan. Konon, Tuhan sedang marah. Bahkan ada yang berpikir Tuhan sedang menghukum umat beragama lain. Jika demikian, lalu bagaimana dengan bencana alam yang dialami umat Kristen? Bagaimana dengan para misionaris yang mati mengenaskan saat mengabarkan Injil? Betulkah bencana terjadi karena Tuhan sedang murka?

 

 

Pemahaman seperti itu pernah juga dikemukakan orang-orang Yahudi kepada Tuhan Yesus. Menurut kabar, Pilatus membantai orang-orang Galilea lalu mencampur darah mereka dengan darah korban persembahannya. Bagi orang Yahudi, kematian tragis tersebut adalah akibat dosa yang besar. Tuhan Yesus dengan tegas menolak pemahaman itu. Ia berkata, “Tidak! Kata-Ku kepadamu” (ay. 3). Tuhan Yesus juga menyebutkan tentang delapan belas orang yang mati ditimpa menara dekat Siloam sebagai sebuah cara untuk menolak pemahaman bahwa cara kematian yang buruk adalah akibat dosa atau murka Allah. Tuhan Yesus memperingatkan bahwa yang paling penting adalah memperbaiki diri sendiri; bertobat, bukan mempersoalkan dosa orang lain.

 

 

Youth, hari ini kita belajar bahwa kita tidak bisa serta merta mengaitkan bencana, kemalangan atau kematian yang menimpa seseorang dengan dosa. Dosa tidak menentukan cara kematian seseorang. Namun, dosa akan menentukan apa yang terjadi setelah kematian. Jika seseorang tidak bertobat, ia tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah. Karena itu perbaikilah hidupmu. Bertobatlah!

 

 

  1. Apa pemahaman orang Yahudi tentang kematian yang tragis?
  2. Apa refleksi anda saat melihat bencana menimpa manusia?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda memiliki komitmen hidup dalam pertobatan.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama