25
Mar

Menjadi Saksi Tuhan

Rut 4:1-8

Lalu penebus itu berkata kepada Boas:

“Engkau saja yang membelinya.” Dan ditanggalkannyalah kasutnya.

(Rut 4:8)

 

 

 

Teens, kehidupan yang kita jalani seperti aquarium, dapat dilihat oleh siapa saja dari semua sisi. Tuhanlah yang paling tahu dan melihat semuanya. Kira-kira begitulah kehidupan Rut di tanah Betlehem saat itu. Status sosialnya sebagai seorang yang sudah tidak bersuami menjadi sorotan, bahkan segala hal yang Rut lakukan menjadi perhatian orang. Karena itulah, Boas jadi lebih mengenal Rut. Boas pun berniat untuk menebus Rut. Akan tetapi, Boas sadar bahwa ada orang yang lebih berhak.

 

 

Sebagaimana yang sudah dijanjikannya, hari itu juga Boas segera menemui orang yang paling berhak dan wajib menebus Rut. Perkara ini adalah perkara yang besar karena tidak hanya menyangkut kehidupan satu orang saja, tetapi sebuah keluarga dan keturunan selanjutnya. Maka dari itu, Boas tidak ingin perkara ini diputus tanpa melibatkan saksi. Boas memilih sepuluh orang dari para tua-tua kota sebagai saksi. Boas melakukannya di tempat terbuka, yaitu di pintu gerbang kota. Tujuannya, siapa saja dapat melihat perkara ini. Boas juga memanggil para pemuka masyarakat agar putusan perkara ini sah secara hukum masyarakat dan mengikat. Boas mengimbau sanak Naomi untuk menebus tanah milik Elimelekh, yang tidak boleh terjual kepada orang lain yang bukan anggota keluarga mereka (bnd. Im. 25:23).

 

 

Teens, kita adalah anak-anak Tuhan, hidup kita menjadi sebuah kesaksian. Kesaksian bagaimana kita menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah dan seturut dengan kehendak-Nya. Ketika kita melakukan itu dengan setia maka nama Allah dipermuliakan melalui kehidupan kita, seperti melalui kehidupan Rut dan Boas. Apa yang kita lakukan adalah kesaksian hidup kita di tengah-tengah dunia ini. Mari memperjuangkannya dalam hidup ini.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama