27
Mar

TELADAN MUSA

“Engkau boleh melihat negeri itu terbentang di depanmu,

tetapi tidak boleh masuk ke sana,

ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel.”

(Ul. 32:52)

 

 

 

Ibu Tono (50 tahun) kecewa berat terhadap pimpinan perusahaan tempat ia bekerja. Ia mengharapkan tahun ini mendapat promosi lebih tinggi, minimal ia dapat menduduki jabatan sebagai wakil direktur sebelum memasuki usia pensiun lima tahun ke depan. Namun yang dipilih ternyata temannya sendiri yang usianya jauh lebih muda 10 tahun darinya, walaupun dilihat dari pengalamannya tidak sebanyak dan selengkap dirinya. Namun itulah kenyataan yang terjadi, kekecewaan meliputi dirinya.

 

 

Musa sudah empat puluh tahun memimpin bangsa Israel di padang gurun untuk memasuki tanah yang dijanjikan Allah, Kanaan. Selangkah lagi ia sampai di sana. Namun Allah melarangnya. Musa hanya diperkenankan melihat sejauh pandangannya. Kecewakah Musa? Pasti, tetapi sebagai hamba Allah yang taat ia tidak memberontak atau memprotes. Ia menyadari bahwa semua itu sebagai akibat dari ketidakmampuannya menjaga kekudusan sewaktu peristiwa di Meriba dulu. Ia tidak boleh masuk, hanya boleh melihat, namun ia tetap setia. Itulah Musa, teladan yang patut kita contoh. Bersedia menanggung akibat dari tindakannya dengan tetap setia kepada Tuhan.TG

 

 

DOA:

Tuhan Yesus, mampukan kami mencontoh sang Abdi Allah

seperti Musa di dalam keseharian kami. Amin.

Multiple Ajax Calendar

March 2019
S M T W T F S
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama