16
Apr

BIJI MATA

Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya,

dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.

(Ul. 32:10)

 

 

 

Pada saat matahari bersinar sangat terang, biasanya kita memakai kaca mata hitam agar pandangan mata kita tidak menjadi silau. Atau apabila pandangan kita mulai kabur di saat membaca, maka kita segera datang ke dokter ahli mata untuk memeriksa kesehatan mata kita. Kita ingin mata kita tetap sehat dan normal seumur hidup kita. Sebagaimana halnya kita merawat mata kita dengan hati-hati, demikian pula Tuhan akan selalu memelihara kita.

 

 

Sahabat Lansia, dalam perjalanan menuju tanah perjanjian, umat Tuhan di bawah pimpinan Musa menghadapi begitu banyak bahaya maut. Padang gurun yang gersang, sumber air yang sangat sedikit, binatang buas yang menghadang, bahkan musuh dari bangsa-bangsa asing yang mencoba mengganggu perjalanan mereka. Meskipun demikian umat Tuhan terus berjalan karena mereka percaya bahwa Tuhan selalu menyertai dan memberkati mereka hingga tiba di tanah perjanjian itu. Demikian pula dengan hidup kita saat ini. Kita tidak dapat menghentikan hujan yang turun. Kita tidak dapat menghentikan penyakit yang menggerogoti tubuh kita yang ringkih ini. Namun kita percaya bahwa Tuhan akan memelihara kita, sebagaimana biji mata-Nya sendiri.BOS

 

 

DOA:

Bapa, kami selalu bersyukur atas penyertaan dan berkat-berkat Mu,

kami bersyukur karena Engkau menjagai kami seperti biji mata-Mu sendiri. Amin.

Multiple Ajax Calendar

April 2019
S M T W T F S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama