16
Apr

Menangislah

Yohanes 11:29-44

Maka menangislah Yesus.

(Yohanes 11:35)

 

 

 

Teens, sudah berapa sering kamu mendengar perkataan, anak laki-laki jangan menangis! Ayo diam! Atau pada saat kamu menangis lalu orang di sekelilingmu mengatakan, “Sudahlah, jangan menangis!” Ketika di situasi yang amat mendukakan karena kepergian orang yang kita cintai, lalu kita tidak menangis (di depan umum), orang kemudian menilai kita tegar. Mereka mungkin berkata, “Dia tegar ya karena tidak menangis sama sekali.”

 

 

Teens, orang sering menilai menangis adalah bentuk kelemahan dan ketidakberdayaan. Bukankah memang kita manusia yang terbatas, manusia yang lemah, dan sering kali merasa tidak berdaya menghadapi pergulatan hidup? Di situasi kedukaan bukankah perasaan tidak berdaya tanpa diundang menyelimuti hati dan pikiran kita?

 

 

Menangis bukan tanda kelemahan. Menangis adalah salah satu reaksi emosi yang sangat natural. Setiap orang membutuhkan ruang untuk menangis di situasi-situasi kehilangan yang menyakitkan. Menangis menolong kita untuk menggunakan waktu meratapi kehilangan. Pada saat itu kita sedang menerima kenyataan akan kehilangan sekaligus merasa begitu lemah. Menangis memberi ruang bagi jiwa kita berduka dan mengekspresikan kedukaan kita. Jiwa kita membutuhkan ruang itu supaya kita merasa lega dan tenang.

 

 

Pada peristiwa kematian Lazarus, Yesus menangis. Ia begitu berduka. Pada ayat 36 dituliskan, kata orang-orang Yahudi: “Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!” Tangisan Tuhan Yesus menunjukkan perasaan kehilangan yang sangat mendalam. Apalagi, Tuhan Yesus sangat dekat dengan Lazarus. Tangisan Tuhan Yesus juga mewakili perasaan kehilangan setiap manusia yang mengalami kesedihan karena dukacita yang mendalam. Teens, jika pada suatu saat kamu kehilangan orang yang kamu cintai dan kamu begitu berduka, menangislah. Menangislah untuk memberi ruang bagi dirimu berduka. Yesus peduli dengan dukamu.

Multiple Ajax Calendar

April 2019
S M T W T F S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama