4
May

TINGGAL SERTAKU

Kejadian 18:1-8

“Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku,

janganlah kiranya lampaui hambamu ini.”

(Kej. 18:3)

 

 

 

Ketika Henry Francis Lyte, pendeta Gereja Anglikan All Saints Church di Brixham, Inggris, ngotot untuk tetap berkhotbah di bulan September 1847 tentang Perjamuan Malam Terakhir, sementara tubuhnya sudah rapuh sekali karena komplikasi penyakit TBC, anaknya merasa bahwa itu mungkin pelayanan terakhir yang dilakukan oleh ayahnya. Firasat anaknya ternyata benar. Pada tanggal 20 November 1847, Henry Francis Lyte menghembuskan nafasnya yang terakhir. Namun, pada malam pelayanannya yang terakhir, Henry sempat memberikan secarik kertas kepada kerabat dekatnya berisi syair dan lagu ciptaannya yang di kemudian hari menjadi sangat terkenal di antara orang-orang Kristen, “Tinggal Sertaku” (KJ. 329).

 

 

Dalam mengarungi kehidupan di dunia ini, kita memang tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Yang bisa dan seharusnya kita lakukan adalah bersikap seperti Abraham, memohon kiranya Allah yang Mahakasih itu bersedia tinggal bersama kita dalam perjalanan hidup ini, bahkan meskipun hanya untuk sebentar saja. Tanpa penyertaan Tuhan maka perjalanan hidup kita akan terasa amat berat.

 

 

Aku perlukan Dikau tiap jam; dalam cobaan Kaulah kupegang. Siapa penuntun yang setara-Mu? Siang dan malam tinggal sertaku! Aku tak takut, kar’na Kau dekat; susah tak pahit, duka tak berat. Kubur dan maut, di mana jayamu? Tuhan yang bangkit tinggal sertaku!” (KJ. 329).

 

 

REFLEKSI:

Satu hari saja bersama Tuhan akan memberi kelegaan

dan kekuatan besar kepada kita, apalagi jika setiap hari.

Mzm. 30; Kej. 18:1-8; Luk. 14:12-14

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama