7
May

SADAR DIRI

Kisah Para Rasul 26:1-18

Tetapi oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang

dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil

dan orang-orang besar.”

(Kis. 26:22)

 

 

 

Umumnya, kompleks perumahan memiliki taman bermain yang dilengkapi dengan arena bermain anak-anak. Suatu kali, sekelompok anak muda berkumpul, mereka menikmati keteduhan pohon rindang, lalu mencoba salah satu arena permainan anak-anak tersebut. Seorang pemuda menegur temannya, “Ngaca dong, itu mainan buat anak-anak, nanti rusak kalau dinaikin sama kita-kita.” Sikap sadar diri penting dimiliki, karena menolong kita untuk peka dan mawas diri dalam menghadapi situasi dan lingkungan di sekitar kita.

 

 

Paulus ditangkap dan dibawa ke hadapan Raja Agripa, karena tuntutan orang-orang yang keberatan terhadap kesaksiannya mengenai Yesus. Paulus sadar, dirinya dahulu seorang pendosa. Kesadarannya akan kesalahannya di masa lalu itu, membuat ia memakai kesempatan pembelaan tersebut untuk bersaksi. Ia menceritakan kepada Raja Agripa bagaimana Allah telah menolong hidupnya. Tak disangka, kesaksian Paulus itu hampir dapat membuat Raja Agripa percaya kepada Yesus (ay. 28). Hal itu dapat terjadi karena Paulus memiliki kesadaran diri: dulu ia pendosa, tetapi Allah mengampuninya dan kini memakainya untuk bersaksi, termasuk kepada Raja Agripa.

 

 

“Siapa kita?” pertanyaan ini menantang kita untuk menyadari diri kita; menyadari keberadaan kita. Jika kita sadar bahwa hidup kita telah dipelihara dan dipanggil Allah menjadi rekan sekerja-Nya, maka harusnya kita berbuat kebaikan. Jika kita sadar bahwa kita adalah anak-anak yang dikasihi-Nya, kita tentu tidak akan melukai hati-Nya, bukan? Youth, sikap sadar diri menolong kita melakukan hal yang menyukakan hati Allah.

 

 

  1. Mengapa Paulus dengan yakin menceritakan pengalamannya di hadapan Raja Agripa?
  2. Menurut Anda, siapa Anda di mata Allah?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda menyadari diri dan perannya di mata Allah.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama