8
May

MATA TUHAN TERTUJU PADA KITA

Mazmur 121

Ia takkan membiarkan kakimu goyah,

Penjagamu tidak akan terlelap.

(Mzm. 121:3)

 

 

 

Belajar naik sepeda bukanlah hal mudah. Bukan hanya soal mengayuh pedal, hal yang lebih utama adalah menjaga keseimbangan tubuh agar tidak terjatuh. Ayahlah yang mengajari saya naik sepeda. Ia memegang bagian belakang sepeda untuk membantu saya menyeimbangkan badan. Awalnya, ia selalu memegang sepeda yang saya naiki, kemudian pelan-pelan ia melepasnya sesekali. Pernah saya hampir jatuh, tetapi dengan sigap ia menolong saya. Ternyata, walaupun ia tak lagi memegang sepeda yang saya naiki, matanya tetap mengamati kayuhan saya.

 

 

Setiap orang tentu akan merasa bahagia jika mengetahui dirinya senantiasa dijaga dan dilindungi. Bangsa Israel pun merasa demikian. Mereka diyakinkan bahwa ketika mereka melakukan perjalanan ziarah menuju kenisah dan menempuh perjalanan yang tidak mudah, Tuhan menjaga mereka. Gunung-gunung yang diliputi hutan, terik matahari, sinar bulan (yang pada waktu itu dipercaya dapat mengakibatkan penyakit), rasa lelah dan segala bahaya yang dapat mengancam mereka, tidak menghalangi langkah mereka. Bangsa Israel percaya bahwa perlindungan Allah tidak terikat tempat dan waktu.

 

 

Youth, mungkin terkadang kita merasa khawatir, takut, bahkan meragukan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Mazmur ini meneguhkan kita bahwa Tuhan senantiasa menjaga setiap langkah hidup kita. Jangan berfokus pada keberhasilan yang besar untuk merasakan pemeliharaan-Nya. Kesehatan, kasih sayang orangtua, sahabat yang setia, kesempatan berkarya, bukankah cara Tuhan menunjukkan bahwa mata-Nya senantiasa tertuju kepada kita?

 

 

  1. Perasaan apa yang dialami bangsa Israel dalam Mazmur 121 ini?
  2. Apa saja bentuk pemeliharaan Tuhan yang Saudara rasakan?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda yakin akan pemeliharaan Tuhan.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama