17
May

AKU INI ORANG GAGAL

Bilamana roh-roh jahat melihat Dia,

mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak:

“Engkaulah Anak Allah.”

(Markus 3:11)

 

 

 

Kiki berjalan di samping Didi mencoba untuk menghibur. “Di, mamaku pernah bilang orang yang sukses itu bukan­lah orang yang selalu dapat juara, melainkan orang yang dapat bangkit dari kegagalan,” ujar Kiki mengikuti irama langkah Didi. “Oh, jadi maksud kamu, aku ini orang gagal ya. Pergilah! Tak perlu berteman dengan orang gagal!” seru Didi penuh kemarahan. Didi berlari meninggalkan Kiki berjalan sendirian. Sambil berlari, air matanya mengalir.

 

 

Adik-adik, boleh saja kita marah, kesal, sedih, ke­cewa, bahkan menangis. Namun, kita perlu tetap ingat pada Allah yang selalu menyertai kita. Mengapa ini penting? Karena ketika kita sedang mengalami semua itu, kita mudah mendendam, dengki, hilang semangat. Itu semua dapat mendorong kita melakukan hal yang salah, seperti Didi yang marah karena merasa gagal lalu salah paham terhadap Kiki.

 

 

Adik-adik, ayo kita baca Markus 3:7-11. Roh-roh jahat takut di hadapan Tuhan Yesus. Bila Roh Kudus yang diberikan Tuhan Yesus diam di dalam kita, maka kita tidak akan dapat dipengaruhi untuk berbuat tidak benar, termasuk merendahkan diri sendiri karena merasa gagal.

 

 

Doa: Bapa di Surga, biarlah Roh Kudus berkuasa atasku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama