19
May

MURID DUNIA VS MURID KRISTUS

Yohanes 13:31-35

 “Dengan demikian semua orang akan tahu,

bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

(Yoh. 13:35)

 

 

 

Kekerasan fisik dan seksual kerap terjadi di lingkungan terdekat, seperti di sekolah. Kasus kekerasan, seperti seorang anak yang berkelahi dengan temannya hingga meninggal dunia, atau kasus pemerkosaan seorang anak yang pelakunya adalah beberapa kakak kelasnya sendiri adalah hal yang nyata. Miris. Di satu sisi, standar pendidikan dari tahun ke tahun semakin ditingkatkan, namun di sisi lain, krisis moral seperti kekerasan dan pelecehan seksual terus terjadi. Perlu ada pembenahan. Menjadi seorang murid bukan hanya soal kecerdasan dengan nilai gemilang, melainkan juga perihal kecerdasan membangun relasi dengan lingkungan sekitarnya.

 

 

Dunia menekankan berbagai syarat untuk menjadi seorang murid. Yesus menekankan standar-Nya sendiri. Menjadi murid berarti harus memberlakukan kasih kepada sesama. Ketika Yesus merasa bahwa waktu kematian-Nya semakin dekat, Ia menasihati para murid untuk hidup saling mengasihi satu sama lain. Tampaknya, perintah baru dan penting ini Yesus katakan kepada para murid agar mereka bisa tetap tegar menghadapi orang-orang yang membenci Yesus dan murid-murid-Nya. Akan tetapi, lebih dari itu, Yesus memberi perintah baru ini agar sepeninggal Yesus mereka semua dapat melanjutkan karya Yesus di dunia.

 

 

Youth, Allah ingin kita melanjutkan karya-Nya; Ia memanggil kita sebagai murid-Nya. Ingat, kita bukan sembarang murid. Murid yang bukan hanya pandai berkata-kata atau hanya menjadi pendengar saja. Kita adalah murid yang diutus untuk memberlakukan kasih satu sama lain.

 

 

  1. Apa perintah Yesus kepada para murid?
  2. Bagaimana Anda dapat menjadi murid Kristus dalam kehidupan sehari-hari?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda memberlakukan kasih kepada sesama.

 

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama