20
May

BERBUAH LEBAT

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya.

Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak,

sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

(Yoh. 15:5)

 

 

 

Emak Akung meninggal di usianya yang ke-70. Ia hidup seorang diri. Saat berusia 42 tahun ia sudah menjanda. Suaminya yang lebih tua tiga tahun telah lebih dulu dipanggil Tuhan. Ia tidak dikaruniai seorang anak pun. Pekerjaan sehari-harinya adalah penjaga gereja. Semenjak suaminya tiada, gereja tidak memberhentikan Emak Akung; Ia tetap meneruskan pekerjaannya sebagai pengurus rumah tangga sebuah gereja kecil dengan dibantu oleh pekerja lain yang lebih muda. Di mata jemaat pelayanannya sangat luar biasa. Setiap ruangan di kompleks gereja selalu bersih dan siap digunakan. Saat meninggal pun hampir semua jemaat hadir di tengah pemakamannya.

 

 

Sobat Lansia, andai boleh dilukiskan, kehidupan Emak Akung ibarat ranting anggur yang lebat dan baik, yang dihasilkan dari pokok anggur yang benar, yaitu Yesus sendiri. Emak Akung melekatkan dirinya terus-menerus kepada Yesus, sehingga di dalam kesendiriannya sebagai tenaga kebersihan gereja, Yesus memelihara dan memberi pertumbuhan dengan sempurna sehingga hasilnya dirasakan oleh jemaat gerejanya. Bagaimana dengan kita? Sudahkah kita menjadi ranting anggur yang berbuah lebat?TG

 

 

DOA:

Tuhan Yesus, terima kasih

Engkau menjadi pokok anggur yang sesungguhnya.

Sebagai ranting-ranting-Mu buatlah kami melekat selalu kepada-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama