25
May

MENGASIHI DIRI SENDIRI

“Dan hukum yang kedua ialah:

Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

(Mrk. 12:31)

 

 

 

Apa artinya mengasihi diri sendiri? Benarkah kita sudah mengasihi diri sendiri dengan benar? Mengasihi diri sendiri jangan disamakan dengan sikap egois, melainkan melakukan yang terbaik bagi diri sendiri sesuai dengan tanggung jawab yang Tuhan berikan. Apakah kita mengasihi diri sendiri bila kita tidak menjaga kesehatan, bila kita makan dengan rakus? Apakah kita mengasihi diri sendiri bila kita suka bermalas-malasan, menjauh dari persekutuan dengan Tuhan? Mengasihi diri sendiri adalah sikap pribadi yang matang, menerima diri kita apa adanya, menghargai diri sendiri dengan keunggulan dan kelemahannya, dan mensyukuri keberadaan diri sebagai mahkota ciptaan-Nya.

 

 

Mengasihi diri sendiri tidaklah berarti kita mengabaikan kepentingan orang lain, melainkan menerima keberadaan diri sendiri sebagai orang yang dikasihi-Nya. Dengan penerimaan diri yang sehat dan penuh syukur maka kita juga akan dimampukan mengasihi orang lain. Oleh karena itu, kita harus terus-menerus belajar untuk mengasihi diri sendiri seperti yang Tuhan mau. Dengan demikian kita pun akan dimampukan untuk mengasihi sesama dan, tentu saja, mengasihi Tuhan.MGD

 

 

DOA:

Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk mengasihi diri kami

sebagaimana Engkau mengasihi kami. Kami hanya bergantung pada

kemurahan kasih setia-Mu dalam hidup kami. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama