25
May

SILIH ASAH, SILIH ASIH, SILIH ASUH

Lukas 19:1-10

“Zakheus, segeralah turun,

sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.”

(Luk. 19:5)

 

 

 

Ada sebuah ungkapan kearifan dalam budaya masyarakat Sunda berbunyi silih asah, silih asih, silih asuh. Kata silih mempunyai arti saling. Silih asah berarti saling menajam-kan pikiran, saling mengingatkan. Silih asih memiliki arti saling mengasihi. Silih asuh artinya saling mengasuh dan membimbing. Ketiga hal tersebut bilamana diberlakukan dalam kehidupan komunal, akan berdampak baik. Silih asah, silih asih dan silih asuh, bisa menjadi jawaban bagi pergumulan membangun kehidupan persekutuan yang Allah harapkan.

 

 

Yesus berharap semua murid dan orang-orang yang mengikuti-Nya dapat hidup sesuai dengan kehendak Allah. Ketika Ia melihat bahwa Zakheus —pemungut cukai yang dianggap berdosa oleh kebanyakan orang— mengikuti-Nya, Yesus pun menggunakan kesempatan itu untuk mengajar orang banyak. Yesus tidak menunggu Zakheus yang mengundang-Nya, melainkan menawarkan diri-Nya untuk menumpang di rumah Zakheus. Sikap Yesus kepada Zakheus menunjukkan bahwa kita juga memiliki tanggung jawab dalam kehidupan bersama. Kasih Yesus yang menerima Zakheus apa adanya, menolong Zakheus untuk merasakan kasih-Nya, dimantapkan imannya dan diperbarui hidupnya.

 

 

Youth, sudahkah kita berbuat seperti Yesus, atau justru kita menghindari bahkan mengucilkan orang-orang seperti Zakheus? Yesus memberi teladan bagi kita untuk hidup saling membangun satu sama lain. Di balik kekurangan orang lain yang kita jumpai, kita memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan, mengasihi dan membimbingnya.

 

 

  1. Mengapa Yesus mau menumpang di rumah Zakheus?
  2. Apa yang Anda perbuat ketika menghadapi orang yang menyebalkan atau yang tidak Anda sukai?

 

 

Pokok Doa: Kaum muda hidup saling membangun satu sama lain.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama