27
May

KAU SAHABATKU

“Aku tidak menyebut kamu lagi hamba,

sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya,

tetapi Aku menyebut kamu sahabat ….”

(Yoh. 15:15)

 

 

 

Mama Inong (60 tahun) mempunyai seorang pembantu rumah tangga yang sudah belasan tahun mengabdi di keluarganya. Kepada pembantunya Mama Inong mengajarkan cara-cara membersihkan rumah, mencuci dan menyetrika pakaian, memasak, memelihara tanaman dan lain sebagainya. Meski sudah diajari berulang kali, tetap saja ia masih sering berbuat kesalahan. Beruntunglah, Mama Inong orangnya sabar dan penuh kasih. Mama Inong mengatakan bahwa sepandai-pandainya pembantu atau pelayan tidak mungkin menyamai majikannya, atau dengan kata lain seorang hamba atau budak tidak sederajat dengan tuannya.

 

 

Sobat Lansia, bagaimana dengan Tuhan Yesus? Sungguh mengagumkan. Kita semua ini adalah hamba-Nya, tetapi kita tidak lagi disebut hamba. Sebaliknya, Tuhan Yesus menyebut kita sebagai sahabat. Yang bersahabat tentu jadi sederajat. Jarang sekali di dunia ini ada orang yang mau mengangkat bawahannya sedemikian tinggi sehingga sama dengan posisinya. Jadi berbahagialah kita, orang-orang yang mau mengikut Yesus, karena kita sudah diangkat sebagai sahabat-Nya. Jadi dalam masa tua kita, mari kita bersikap sebagai sahabat Kristus.TG

 

 

DOA:

Tuhan Yesus Kristus, terima kasih Engkau mengangkat kami

sebagai sahabat-Mu. Mampukanlah kami agar dapat menyatakan melalui

kehidupan kami, bahwa kami adalah sahabat-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

May 2019
S M T W T F S
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama