5
Jun

BOLEH KAYA, TAPI …

Amsal 30:7-9

Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan.

(Amsal 30:8)

 

 

 

Teens, sebagai orang muda tentu kita bercita-cita untuk menjadi orang yang sukses. Kesuksesan seseorang bisa digambarkan dengan tingkat kemapanan ekonomi yang ia miliki. Akan tetapi, dalam Amsal 30:8, penulisnya menolak kekayaan. Kok penulis Kitab Amsal memohon kepada Tuhan agar tidak menjadi kaya ya? Apakah menjadi orang kaya itu salah?

 

 

Mari kita lihat alasan penulis Amsal bersikap demikian. Pertama, penulis Amsal tidak ingin keberadaannya merugikan orang lain. Penulis Amsal percaya bahwa Tuhan telah menyediakan berkat kepada setiap anak-anak-Nya. Ia belajar untuk hidup berkecukupan dengan cara menikmati berkat yang menjadi bagiannya saja. Ia tidak ingin mencuri milik orang lain apabila ia miskin dan lapar. Ia juga tidak ingin mencuri dengan cara merampas hak orang lain agar menjadi kaya. Kedua, penulis Amsal tidak mau menjadi miskin agar tidak mencemarkan nama Allah karena kelakuannya. Maksudnya, jika ia sampai mencuri atau melakukan perbuatan yang tidak baik karena kemiskinannya, maka ia akan mencemarkan nama Allah. Ketiga, penulis Amsal tidak mau menjadi kaya karena ia tidak ingin menjadi sombong. Ia takut kalau ia tidak bisa melihat bahwa apa yang ia peroleh adalah berkat dari Tuhan. Oleh karena itu, penulis Amsal lebih memilih untuk tidak menjadi kaya atau tidak menjadi miskin bukan karena menjadi kaya atau miskin itu dosa. Akan tetapi, ia ingin dapat tetap hidup dekat dengan Tuhan, melihat Tuhan berkarya dalam hidupnya dan memuliakan Tuhan melalui kehidupannya.

 

 

Teens, tidak salah kalau kamu bercita-cita ingin menjadi kaya. Asal ketika kamu kaya, tidak melupakan bahwa apa yang kamu dapat tersebut adalah berkat dari Tuhan. Jangan pernah melupakan Tuhan dalam kehidupanmu ketika menjadi kaya. Selain itu, ketika kamu kaya, jangan lupa bermurah hati kepada orang lain yang memerlukan bantuan.

Multiple Ajax Calendar

June 2019
S M T W T F S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama