10
Jun

CACING TANAH

Janganlah takut, hai si cacing Yakub, hai si ulat Israel!

Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN ….

(Yes. 41:14)

 

 

 

Masih ingat ketika anak-anak kita bermain dengan cacing tanah? Betapa heran kita melihat cacing yang terpotong seperti tidak mati, bahkan jadi dua atau tiga ekor? Nampaknya, kegiatan yang menakjubkan itu diperlukan untuk membuat tanah jadi subur, meski sepintas menjijikkan, tetapi kerja diam-diamnya di dalam tanah itu sangat dibutuhkan bumi kita.

 

 

Sobat Lansia, pada saat bangsa-bangsa lain menghina dan menyebut bangsa Israel sebagai cacing, sebetulnya itulah ungkapan yang Tuhan sendiri pakai, bukan untuk menghina bangsa pilihan-Nya, namun justru untuk menunjukan bahwa Tuhan bekerja secara ajaib untuk penyelamatan mereka. Melalui Nabi Yesaya Tuhan menegaskan bahwa Dialah yang menolong bangsa yang dihina itu. Bagi Tuhan mereka selalu berharga. Di usia yang sudah renta dan mungkin terganggu oleh pelbagai keterbatasan penyakit, marilah kita jangan sekali-kali lupa bahwa kita bukan “cacing,” tapi kita adalah pilihan Allah. Kita selalu berharga di hadapan Tuhan. Dialah selalu Penolong kita yang abadi. Marilah dalam masa lansia ini kita bersyukur dan bersukacita karena Tuhan itu selalu baik buat kita.BSO

 

 

DOA:

Tuhan, kami sadar akan kelemahan jiwa raga kami,

namun kami telah belajar sepanjang hidup kami bersandar kepada-Mu saja.

Tolonglah kami untuk memuliakan nama-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

June 2019
S M T W T F S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama