21
Jun

UANG UNTUK APA?

1 Timotius 6:10

Sebab oleh memburu uanglah

beberapa orang telah menyimpang dari iman ….

(1 Timotius 6:10)

 

 

 

Teens, di zaman sekarang, hampir segala-galanya perlu uang. Tetapi, uang itu bukan segala-galanya. Artinya, uang memang perlu, tetapi kita tidak boleh memutlakkannya. Henry Ford, pendiri Ford Motor Company, mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, pemanfaatan modal bukanlah untuk membuat lebih banyak uang. Pemanfaatan modal berguna untuk membuat hidup lebih baik.

 

 

Dalam suratnya kepada Timotius, Rasul Paulus menjelaskan bahwa jemaat perlu memiliki pandangan yang benar terhadap uang. Memiliki pandangan yang salah tentang uang akan menghasilkan kejahatan. Pada saat itu, ada beberapa jemaat yang materialistis. Mereka menganggap materi atau uang adalah segala-galanya. Akibatnya, mereka mendewa-dewakan uang. Mereka melakukan segala hal untuk mendapatkan uang. Karena itu, mereka rela melakukan kejahatan demi mendapatkan uang. Kepada mereka yang demikian, Rasul Paulus mengatakan, “Karena akar segala kejahatan adalah cinta uang.” Karena cinta uang, mereka rela menyimpang dari imannya. Maksudnya, mereka rela meninggalkan prinsip iman seperti kejujuran, rasa syukur, demi mendapatkan uang.

 

 

Teens, kita perlu punya sikap yang tepat terhadap uang. Kita memerlukan uang untuk membuat kehidupan lebih baik: membayar pendidikan yang baik, membeli makanan yang bergizi, membantu orang yang membutuhkan dan berkekurangan. Jadi, kita boleh mencari uang, bahkan perlu pandai mencari uang. Akan tetapi, kita tidak boleh memutlakkannya. Jangan sampai kita menganggap uang adalah segala-galanya, lalu menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Selain itu, janganlah beranggapan bahwa hidup kita tidak bahagia kalau belum memiliki banyak uang. Hal yang perlu kita hayati dan jalani dalam hidup: uang untuk membuat hidup lebih baik, bukan hidup untuk mencari uang!

Multiple Ajax Calendar

June 2019
S M T W T F S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama