26
Jun

MENJADI DUTA ALLAH

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:

“Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?”

Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

(Yes. 6:8)

 

 

 

Sahabat Lansia, sejak kapan kita melayani Tuhan melalui jemaat di gereja masing-masing? Jawabannya pasti bervariasi. Mungkin saja ada yang baru beberapa bulan, tetapi ada yang sudah belasan dan puluhan tahun. Bahkan mungkin ada yang sejak usia remaja sudah dipanggil melayani. Coba ingat, apa jawaban kita manakala saudara seiman, penatua atau pendeta meminta kita untuk aktif melayani? Ini pun pasti beragam jawabannya. Sebagian orang akan menjawab, “Maaf, tidak mempunyai waktu,” “khawatir tidak mampu,” “belum siap,” “masih muda,” “belum mapan,” dan lain sebagainya.

 

 

Belajar dari Yesaya, ketika Allah memanggilnya, spontan tetapi tegas ia menjawab, “Ini aku, utuslah aku!” Ia menjawab bukan tanpa ia pikirkan dulu, tetapi ia melihat siapa yang memintanya, yaitu Allah sendiri. Dan jika Allah yang memanggil, Ia sudah mempersiapkan segalanya. Bekal dan perlengkapan ada di tangan-Nya. Jadi Sahabat Lansia, andaikata ada panggilan dari-Nya di saat ini, siapa pun utusan yang datang, ingatlah bahwa Allah sendiri yang memperkenankan. Berbahagialah orang-orang yang dipanggil menjadi Duta Allah.TG

 

 

DOA:

Tuhan Yesus jadikanlah kami utusan-utusan-Mu

untuk menyebarkan karya penyelamatan-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

June 2019
S M T W T F S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama