30
Jun

MEMAKNAI HIDUP BERSAMA SANG GURU

Lukas 9:51-62

Yesus berkata kepadanya:

“Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang,

tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat 

untuk meletakkan kepala-Nya.”

(Luk. 9:58)

 

 

 

“Hidupku sebuah ironi. Aku menginginkan hidup damai, namun sehari-hari hidupku di medan perang. Aku memimpikan anak-anak bersama ibu bapaknya bercengkrama di meja makan setiap harinya, namun sehari-hari aku membuat anak-anak kehilangan ayahnya di medan perang. Bagaimana bisa kujalani hidup seperti ini,” ujar Kapten Algren dalam film The Last Samurai. Di satu momen, seseorang akan menanyakan tentang arti atau makna hidup pada dirinya sendiri. Pada saat itu, biasanya, seseorang akan memulai hidupnya lagi.

 

 

Bacaan hari ini memuat pernyataan seorang murid bahwa ia akan mengikuti Yesus ke mana saja. Kesempatan ini digunakan Yesus untuk menjelaskan tentang makna hidup mengikuti-Nya. Ia berkata, “Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya” (ay. 58). Artinya, mengikut Yesus itu berarti memikirkan keinginan Allah dalam kemendesakan.

 

 

Mengikut Yesus adalah mencari makna hidup bersama Yesus. Perhatikanlah doa-doa kita. Kita bersyukur atas segala kebaikan yang terjadi, serta memohon agar yang jahat tidak terjadi atas hidup kita. Doa syukur dan permohonan kita berisikan daftar kebutuhan kita. Namun, bagaimana jika doa kita kita tidak dipenuhi Tuhan? Apakah kita menjadi bersungut-sungut dan marah? Jika kita mau mengikut Tuhan, maka kita tidak boleh memikirkan kebutuhan sendiri. Kita perlu memikirkan keinginan Tuhan untuk kita lakukan. Mulailah memaknai hidup kita bersama Sang Guru.

 

 

DOA:

Allah Bapa yang penuh kasih karunia, kuatkanlah aku melangkah

untuk memberitakan kabar baik-Mu. Amin.

1Raj. 19:15-16, 19-21; Mzm. 16; Gal. 5:1, 13-25; Luk. 9:51-62

Multiple Ajax Calendar

June 2019
S M T W T F S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama