11
Sep

UNTA VS ORANG KAYA

Lukas 18:18-30

Sebab lebih mudah 

seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada

seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.

(Luk. 18:25)

 

 

 

Dalam kitab-kitab Injil acap kali kita temukan Yesus menggunakan gaya bahasa Hiperbol atau melebih-lebihkan. Gaya bahasa hiperbol dipakai untuk lebih menekankan makna pengajaran-Nya. Ada kalanya orang perlu diajak berpikir keras dan berusaha menemukan isi dari setiap pengajaran Yesus.

 

 

Orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah bukan karena kekayaannya, tetapi karena sikap terhadap kekayaan. Kelekatan terhadap kekayaan menjadi penghalang bagi si kaya. Itulah sebabnya Yesus membandingkannya dengan seekor unta yang lebih mudah masuk lubang jarum ketimbang si kaya masuk dalam Kerajaan Allah. Lubang jarum yang dimaksud tentu bukan jarum untuk menjahit, melainkan merujuk pada sebuah gerbang kecil di Yerusalem. Agar dapat melewati lubang jarum, si pemilik akan menurunkan semua beban yang ada pada unta. Beban menjadi hambatan bagi unta untuk melewati lubang jarum, oleh karena itu harus dilepas. Demikian halnya dengan Kerajaan Allah. Untuk dapat memasukinya kita harus melepaskan diri dari segala kelekatan yang membebani. Kalau pun melekat, hanya kepada Tuhan Sang Empunya Kerajaan itu.

 

 

Youth, bekal kita dalam kekekalan bersama Tuhan adalah iman. Semua harta kekayaan ditinggalkan di dalam dunia. Kekayaan tidak dibawa baik saat lahir maupun mati. Yang didapat di dunia, tertahan di dunia juga. Namun, tidak berarti materi tidak perlu. Materi dalam dunia masih perlu, namun bukan tujuan. Ia hanya sarana yang Tuhan percayakan. Kita tidak memper-tuhan-kan atau memper-setan-kan materi. Kita menggunakannya secara tepat bagi kemuliaan Tuhan. Melekatlah hanya kepada Tuhan!

 

 

  1. Apa sebab Yesus menganggap orang kaya sukar masuk surga?
  2. Kira-kira Anda termasuk yang mana: unta atau si kaya? Renungkanlah!

 

 

Pokok Doa: Orang muda mengutamakan Tuhan lebih dari uang dan kekayaan.

 

Multiple Ajax Calendar

September 2019
S M T W T F S
« Aug    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama