3
Nov

ZAKHEUS: MENEROBOS BATAS

Lukas 19:1-10

Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita.

(Luk. 19:6)

 

 

 

Jantung Edo berdebar-debar menggenggam surat dari universitas ternama di Amerika itu. Dua tahun sudah ia berjuang dan belajar dengan tekun, serta menetapkan hati untuk kuliah di luar negeri. Kedua orangtuanya pun mendukung. Hari ini, setelah melewati rangkaian tes, kabar baik itu menyapa Edo. Dia diterima. Namun, keraguan tiba-tiba menyergap Edo. Apakah keputusannya benar? Apakah ia sanggup hidup jauh dari kedua orangtuanya? Apakah hidupnya akan jadi lebih baik? Mampukah dia menerobos batas yang ia buat tentang dirinya sendiri?

 

 

Pernahkah mengalami situasi ketika memiliki kesempatan untuk menerobos batas diri, atau bahkan kesempatan untuk hidup lebih baik, tetapi kita justru ragu dan takut; takut gagal dan tidak berani mengambil risiko? Ini berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Zakheus. Dia adalah seorang kepala pemungut cukai. Sekali lagi, Zakheus adalah kepala pemungut cukai, bukan pemungut cukai biasa. Memutuskan untuk meninggalkan zona nyamannya sebagai orang kaya tentu bukan hal mudah. Tetapi, ia tidak pulang dan berpikir dua atau tiga hari untuk memikirkan ajakan Yesus agar mengubah hidupnya. Ia percaya pada Yesus dan juga dirinya sendiri. Ia tidak takut. Segera setelah turun dari pohon dan menemui Yesus, Zakheus mengatakan, “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin … yang kuperas … kukembalikan empat kali lipat.”

 

 

Youth, beranikah kita menerobos keluar dari zona nyaman kita seperti Zakheus? Beranikah kita mengambil risiko untuk melakukan kebaikan bagi hidup kita?

 

 

  1. Mengapa Zakheus tidak ragu untuk mengikut Yesus meski itu berarti ia harus membagi kekayaannya?
  2. Apa yang membuat kita takut untuk menerobos batas diri kita sendiri?

 

 

Pokok Doa: Menjadi berani dan melibatkan Tuhan dalam tiap keputusan kita.

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama