6
Nov

MEMBANGUNKAN FAJAR

Hatiku siap, ya Allah, aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.

Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi,

aku mau membangunkan fajar.

(Mzm. 108:2-3)

 

 

 

Setelah usia bertambah lanjut, waktu tidur Bu Martha semakin berkurang. Jika biasanya ia bangun pukul lima pagi, sekarang jadi pukul empat, bahkan kadang sebelum itu pun ia sudah terbangun dan tak bisa tidur lagi. Lalu apa yang dilakukannya? Alih-alih termenung-menung, mencoba tidur lagi atau menyesali keadaan yang tidak mau mengikuti keinginannya lagi, ia menyanyi memuji Tuhan. Tentu saja suaranya sudah tidak semerdu ketika masih muda, tapi ia tetap menyanyi dengan sepenuh hati. Setelah itu ia membaca Alkitab dan berdoa. Begitulah yang dilakukannya setiap pagi.

 

 

Sama seperti Bu Martha, pemazmur juga tahu rahasia bangun pagi. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berdoa, memuji dan menyembah Tuhan. Yesus pun juga bangun pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap. Ia mencari tempat yang sunyi dan berdoa di sana. Dalam keheningan dini hari, kita lebih mudah memusatkan pikiran dan perhatian kita kepada Tuhan. Inilah yang akan memberi kita kekuatan untuk menyelesaikan semua tugas dan kegiatan kita sepanjang hari. Apakah Sobat Lansia sering bangun kepagian? Tidak perlu mengeluh, tapi menyanyilah dan berdoalah!LIT

 

 

DOA:

Tuhan, tolong kami untuk dapat memanfaatkan setiap waktu

yang kami miliki untuk memuji dan memuliakan-Mu. Amin.

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama