7
Nov

BISU MENJADI BICARA

Lukas 1:57-66

Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan … ia berkata-kata ….

(Lukas 1:64)

 

 

 

Kita mungkin pernah punya teman yang tidak bisa bicara alias tunawicara. Pertama kali kita mengenalnya, tentu kita merasa kesulitan untuk berkomunikasi. Namun lambat laun, kita akan memahami bahasa-bahasa isyarat yang dia katakan. Tetapi coba bayangkan, kita sudah lama mengenal seseorang dan sudah terbiasa berkomunikasi dengan bahasa isyarat, tiba-tiba dia bicara dan menyebut nama kita! Pasti kita akan kaget, kagum dan heran. Dan mungkin kita akan berkata dalam hati, “Kok bisa ya? Wow! ”

 

 

Itu pula yang dialami tetangga-tetangga Zakharia, saat mengunjungi istrinya yang baru saja melahirkan. Karena Zakharia tidak bisa bicara, mereka mengusulkan nama yang sama dengan sang ayah. Akan tetapi, Elisabet berkata agar bayi itu dinamai Yohanes. Tetangga-tetangganya tidak setuju, karena nama itu tidak ada dalam daftar silsilah keluarga. Mungkin juga ada kebiasaan bahwa yang memberi nama haruslah seorang laki-laki atau sang ayah. Andaikata sang ayah tidak bisa memberi nama, maka dari pihak keluarga laki-lakilah yang memberi nama. Begitulah perdebatan dalam memberi nama bayi yang baru lahir itu. Walaupun bisu, Zakharia ternyata orang terdidik dan cerdas. Dia meminta batu tulis dan menuliskan kata-kata, “Namanya adalah Yohanes” (ay. 63). Begitu tertulis, seketika itu juga mukjizat terjadi, Zakharia bisa berkata-kata. Pemberian nama “Yohanes” adalah bukti pengakuan iman dan ketaatan Zakharia kepada Allah.

 

 

Itulah kisah menarik dari seorang bisu menjadi berkata-kata. Zakharia bisa mengucapkan kata pertamanya (sejak dia bisu) setelah menuliskan nama anaknya, yaitu Yohanes. Dialah bayi kecil yang kelak akan menjadi nabi besar, bahkan dialah yang akan membuka jalan bagi Kristus dan membaptis-Nya. Keren ya, Teens!

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama