8
Nov

JALAN DAMAI SEJAHTERA

Lukas 1:67-80

“… kepada jalan damai sejahtera.”

(Lukas 1:79)

 

 

 

Orang akan senang kalau pergi ke suatu tempat dan tempat yang dituju jelas. Kalau tujuannya jelas, maka orang bisa memastikan apa-apa saja yang akan terjadi. Misalnya, pergi ke tempat wisata yang berada di luar kota. Begitu tahu tujuannya, orang akan mempersiapkan diri menghadapi segala kondisi dan siap mengantisipasi apabila berhadapan dengan kemacetan, ban bocor, lapar, dan sebagainya. Semua masalah dan kondisi akan bisa diatasi asal tujuan yang dituju jelas. Namun coba bayangkan, kalau orang pergi ke suatu tempat, tetapi dia tidak tahu tujuannya! Dia melakukan perjalanan ke luar kota, tetapi tidak tahu mau ke mana. Bisa jadi, dia hanya akan berputar-putar tidak jelas, sehingga perjalanan itu menjadi tidak berguna.

 

 

Allah merencanakan segala sesuatu memiliki tujuan. Siapa pun yang mengetahui tujuan hidupnya berdasarkan tujuan yang Allah rancangkan, maka ia akan berbahagia. Injil Lukas menunjukkan, ketika Yohanes lahir, sang ayah, Zakharia, menaikkan pujian ungkapan syukur. Nyanyian tersebut bukan hanya mengungkapkan rasa syukur karena dia telah memiliki anak. Akan tetapi, ia bersyukur karena dia yakin bahwa anaknya lahir memiliki tujuan dari Allah, yaitu membawa manusia kepada jalan damai sejahtera. Damai sejahtera adalah tujuan Allah. Damai sejahtera juga tujuan yang diharapkan oleh semua manusia.

 

 

Teens, Allah mengajak manusia untuk masuk dalam tujuan-Nya. Maka, siapa pun yang dapat melihat tujuan hidupnya berdasarkan tujuan yang Allah rancangkan, dia akan berbahagia. Ibarat kita ingin liburan ke Paris, melihat menara Eiffel, tiba-tiba orangtua mengajak kita ke sana karena mereka punya tujuan yang sama. Bahkan, mereka sudah punya rencana sebelum kita sempat mengutarakan keinginan kita. Bukankah itu membahagiakan?

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama