12
Nov

SIMEON DAN RIP

Lukas 2:21-35

“… Tuhan, biarkanlah hamba- Mu ini pergi dalam damai sejahtera ….”

(Lukas 2:29)

 

 

 

Banyak orang Kristen pasti tahu apa itu RIP (Rest in Peace). RIP sering ditujukan bagi orang yang meninggal dunia. Ada harapan di balik ucapan tersebut, yakni agar orang yang meninggal dunia itu berada dalam keadaan damai sejahtera. Maksudnya, orang yang meninggal dunia itu merasakan Allah yang menjadi sumber kedamaiannya dan bukan merasakan permasalahan dunia. Itulah makna Rest in Peace.

 

 

Simeon adalah tokoh Alkitab yang siap menyambut kematian dalam kedamaian, Rest in Peace. Diceritakan dalam bacaan hari ini, Simeon adalah orang benar dan saleh, yang selalu berada di Bait Allah. Hidupnya menjadi berbeda dan jauh lebih indah saat dia menggendong bayi Yesus yang baru saja disunat itu. Tak segan-segan dia langsung berkata, “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera …” (ay. 29). Bayangkan, seketika itu juga dia siap untuk mati, bahkan tidak merasa takut untuk menghadapi kematian. Mengapa dia tidak takut mati, bahkan berani mati?! Karena, dia sudah menemukan Juruselamat. Dia tidak takut dengan apa pun, bahkan kuasa maut sekalipun. Dia tahu ada yang lebih besar dari semua itu, yaitu Yesus Kristus.

 

 

Dari Simeon inilah orang belajar untuk tidak lagi takut dengan kematian. Dia mengajarkan bagaimana orang harus bersyukur saat bertemu dengan Juruselamat dunia, yaitu Yesus Kristus. Karena itu, dalam ajaran kekristenan apabila ada seorang yang meninggal dunia, lebih sering diucapkan “pergi dalam damai sejahtera” atau “Rest in Peaceketimbang “telah meninggal dunia.” Ada perbedaan yang jelas, bahwa siapa pun yang mengikut Kristus, bukan hanya ketika hidup saja dia mengalami damai sejahtera, sampai mati pun dia akan mengalami damai sejahtera yang asalnya dari Tuhan. Bukankah ini indah dan diinginkan oleh banyak manusia? Damai sejahtera Tuhan akan menyertai kita sampai kapan pun.

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama