19
Nov

PERKATAAN

Mazmur 141

“Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku!

(Mzm. 141:3)

 

 

 

Bagaimana caranya penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, di Pasifik Selatan merobohkan pohon besar tanpa alat pemotong? Mereka meneriaki pohon itu, agar pohon itu mati. Caranya adalah beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya pada pohon itu. Mereka berteriak selama berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari. Ajaib. Pohon itu pun mati.

 

 

Teriakan dapat mematikan sebuah pohon besar. Perkataan juga dapat mematikan hati. Situasi kadang menuntut orang untuk merespons, baik dengan tindakan maupun perkataan. Respons terhadap situasi yang terjadi, khususnya situasi yang tidak diinginkan bisa menjadi ujian. Ujiannya terletak pada bagaimana dapat merespons dengan baik melalui perkataan yang baik dan tepat. Daud memohon Allah menolongnya menghadapi situasi ini; memohon Allah berjaga dipintu bibirnya agar perkataannya menjadi berkat, bukan kutuk. Daud menyadari, perkataan dapat membuatnya jatuh ke dalam pencobaan. Daud ingin menang atasnya. Karena itu, Daud memohon kekuatan dari Allah untuk dapat memilih kata-kata yang baik dan tepat.

 

 

Sadari bahwa perkataan kita, baik yang diucap maupun ditulis, dapat melukai hati orang lain. Karena itu, mintalah kepada Allah agar Dia menolong kita untuk memilih kata-kata baik dan membawa berkat.

 

 

REFLEKSI:

Kapan Anda terakhir kali mengucapkan

kata-kata yang memotivasi orang lain?

Mzm. 141; Yeh. 39:21—40:4; 1Kor. 10:23—11:1

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama