24
Nov

BYSTANDER

Lukas 23:33-43

Orang banyak berdiri di situ dan melihat semuanya.

(Luk. 23:35)

 

 

 

Pada November 2010 terjadi sebuah kecelakaan di sebuah stasiun kereta di Jakarta Selatan. Saat itu, kereta ekonomi Jabodetabek masih beroperasi dan kelebihan penumpang. Seorang mahasiswa yang akan berangkat kuliah, berdiri di tepi pintu kereta yang tidak lagi bisa tertutup karena padatnya penumpang. Ketika kereta mulai berjalan meninggalkan peron, ia terjatuh ke luar kereta. Orang pun datang dan berkerumun di sekitar pemuda tersebut. Tetapi tidak satu pun yang berinisiatif memanggil dokter atau petugas keamanan. Dua jam kemudian, tidak lama setelah tiba di rumah sakit, dia menghembuskan nafas terakhir.

 

 

Bystander seperti kerumunan di stasiun itu, sudah ada sejak lama. Ketika Yesus di salib dengan berbagai macam kekerasan, orang banyak tidak melakukan apa-apa. Mereka menjadi bystander, orang yang melihat secara dekat bahkan menjadi saksi atas kekerasan, tetapi hanya berdiam diri. Keberdosaan manusia dapat dilambangkan dalam sikap kerumunan orang di sekitar salib Yesus itu. Mereka bertoleransi terhadap perbuatan tercela, bahkan menikmatinya. Kitab Roma menyebut ini sebagai dosa. Keheningan terhadap dosa yang disaksikan sendiri merupakan bentuk persetujuan atas dosa itu sendiri (Rm. 1:32).

 

 

Youth, Yesus disalib sampai wafat karena memilih untuk tidak menjadi bystander. Dia berdiri teguh untuk menolak dosa yang Dia saksikan dengan mempertaruhkan nyawa-Nya. Kita pun memiliki kesempatan untuk tidak menjadi seorang bystander. Meskipun tidak harus mengorbankan nyawa, kita harus berani menyatakan penolakan atas perbuatan dosa.

 

 

  1. Mengapa Yesus disalibkan oleh pasukan Romawi?
  2. Pernahkan Anda menjadi seorang bystander? Kapan dan mengapa?

 

 

Pokok Doa: Tidak menjadi bystander di hadapan perbuatan dosa.

Multiple Ajax Calendar

November 2019
S M T W T F S
« Oct   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama