3
Dec

KETULUSAN HATI

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati ….

(Matius 1:19)

 

 

 

“Endang, aku punya buku puisi yang bagus. Kamu mau pinjam tidak?” tanya Bimo. “Wah, mau dong, Bim! Tau aja kamu ka­lau aku suka puisi,” dengan semangat Endang mendekati Bimo. “Kamu boleh pinjam buku ini, tapi kamu harus kerjain PR matematikaku ya,” kata Bimo. Mendengar ucapan Bimo, Didi ber­kata, “Bimo, itu namanya kamu tidak tulus memin­jamkan bukumu. Kalau mau meminjamkan, ya berikan saja tanpa me­minta imbalan.”

 

 

Bimo memang tidak suka belajar, Adik-adik. Itu sebabnya, dia tidak tulus meminjamkan buku pada Endang. Dia meminta imbalan atas kebaikan yang dilakukannya. Mari kita baca Matius 1:18-19. Berbeda dengan Bimo, Yusuf dicatat sebagai orang yang tulus hati. Tulus hati artinya sungguh-sungguh dalam melakukan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan.

 

 

Yuk kita belajar menjadi anak-anak yang memiliki ketulusan hati! Orang yang tulus hatinya dikasihi Tuhan dan sesama.

 

 

Doa: Bapa di Surga, berikanlah aku hati yang tulus dalam mengasihi dan menolong sesamaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Multiple Ajax Calendar

December 2019
S M T W T F S
« Nov    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama