26
Dec

MISIONARIS

Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,

dan kita telah melihat kemuliaan-Nya ….

(Yoh. 1:14)

 

 

 

Pak Scott, seorang misionaris yang berasal dari Kanada, sudah tinggal selama hampir 30 tahun di antara suku terpencil di hutan Papua. Dia terpanggil untuk mengorbankan kenyamanan hidup di negara asalnya untuk melayani orang-orang yang sama sekali asing baginya. Orang-orang dengan bahasa dan latar belakang budaya yang berbeda. Berdasarkan definisi ini maka Yesus pun adalah seorang “misionaris.” Ia mengorbankan kemuliaan surgawi dan turun ke dalam dunia untuk tinggal bersama kita sebagai manusia, bahkan hamba yang hina. Ia datang untuk menjalankan misi Allah yaitu mendamaikan manusia dengan Allah.

 

 

Sekarang setelah kita diperdamaikan dengan Allah, kita pun diutus juga untuk menjadi “misionaris.” Apakah kita harus pergi ke tempat yang asing dan jauh? Belajar bahasa dan budaya asing? Rasanya kita yang sudah lanjut usia ini pasti akan sangat kesulitan. Kita bisa menjadi “misionaris” dengan melayani mereka yang tersisihkan atau terasingkan dari kehidupan. Adakah orang-orang di sekitar kita yang kekurangan perhatian atau tersingkir dari pergaulan? Misi kita adalah untuk memberitakan sukacita dan damai sejahtera Allah sehingga mereka juga mengenal kasih-Nya.JNA

 

 

DOA:

Tuhan, terima kasih Engkau sudah datang membawa Kabar Baik

bagi kami. Jadikan kami pembawa Kabar Baik bagi sesama kami. Amin.

Multiple Ajax Calendar

December 2019
S M T W T F S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama