24
Jan

TITIK TEMU

Galatia 2:1-10

… kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat

dan mereka kepada orang-orang yang bersunat ….

(Gal. 2:9)

 

 

 

Pertandingan olahraga hampir selalu dijiwai semangat win and lose. Tim sendiri harus menang dan tim lawan harus kalah. Kedua tim mendoakan hal yang sama: kemenangan bagi diri sendiri dan kekalahan bagi orang lain. Dalam bidang lain seperti dunia usaha, dunia kerja, bahkan pelayanan gereja, prinsip di atas tidak jarang juga digunakan. Pengusaha, karyawan atau pelayan lain dianggap lawan yang harus ditaklukkan. Padahal, dua-duanya bisa bersinergi, maju dan berhasil bersama. Sayangnya, titik temu ini tidak banyak yang menemukannya.

 

 

Setelah berkelana 14 tahun mengabarkan Injil kepada bangsa-bangsa lain, Rasul Paulus berkesempatan kembali ke Yerusalem. Di sana, ia berdiskusi dengan para rasul dan tua-tua jemaat. Perdebatan pun muncul. Sebagian orang menuntut bangsa lain agar turut disunatkan. Paulus menolak. Bagi Paulus, yang penting bukan sunat lahiriah, melainkan sunat rohaniah. Sebab faktanya, bangsa-bangsa lain pun telah menyambut berita Injil dan menerima kasih karunia Allah. Karena fakta itu, mereka pun sepakat agar pelayanan Injil kepada bangsa lain dilanjutkan oleh Paulus dan rekan-rekan. Demikian pula pelayanan Injil kepada orang-orang bersunat terus dilanjutkan oleh para rasul di Israel.

 

 

Youth, kerap kali perdebatan berakhir perpecahan. Perbedaan cara pandang, cara kerja, sistem aturan dan gengsi banyak memicu perpecahan. Alhasil, kesatuan komunitas rusak dan tujuan pun berantakan. Untuk itu, bijaklah mengelola perbedaan. Lawan bicara tidak selalu berarti musuh. Jangan mengorbankan komunitas demi kepentingan dan gengsi sesaat. Carilah titik temu. Usahakanlah kasih dan kesatuan. Majulah bersama-sama dalam Tuhan.

 

 

  1. Apa pemicu perdebatan antara Paulus dan pemimpin di Yerusalem?
  2. Apa saja yang biasanya menjadi pemicu perdebatan di sekitarmu?

 

 

Pokok Doa: Hikmat dalam menghadapi perdebatan dan berbedaan.

Multiple Ajax Calendar

January 2020
S M T W T F S
« Dec   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama