16
Jul

BERISTIRAHAT

“Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan …

supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka,

karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”

(Why. 14:13)

 

 

 

Kasih di antara pasangan suami istri itu memang sangat luar biasa. Semua orang yang mengenal mereka mengakui bahwa mereka satu sama lain rela mengorbankan kepentingan dirinya demi membahagiakan pasangannya. Karena itu, ketika suaminya meninggal, sang istri begitu terpuruk. Ia terus menangis dan tidak mau dihibur oleh teman-temannya. Sampai kemudian pendeta tiba dan berkata, “Jika Ibu betul-betul mengasihi suami Ibu, izinkanlah ia beristirahat, sebab ia sudah sangat lelah dengan penyakit yang menggerogotinya. Tidakkah Ibu kasihan padanya?” Perkataan itu membuat ibu itu diam dan tidak lagi menangis, walaupun ia terus memandangi jenazah suaminya.

 

 

Firman Tuhan mengatakan bahwa orang yang meninggal dalam Tuhan itu adalah beristirahat dari jerih lelah mereka. Artinya ia akan bangun kembali seperti orang yang sudah selesai beristirahat. Dalam iman kepada Tuhan Yesus, kematian bukanlah akhir kehidupan orang percaya, sebab ia akan beralih kepada kehidupan yang baru, yaitu hidup bersama Tuhan. Inilah sebuah pengharapan yang sangat istimewa dalam iman kita kepada Tuhan Yesus, karena Dia telah mengalahkan maut dan bangkit, hidup kembali.

 

 

DOA:

Terima kasih, Tuhan, karena kematian hanyalah istirahat,

dan kami akan bangkit kembali bersama-Mu. Amin.

 

Multiple Ajax Calendar

July 2020
S M T W T F S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama