2
Apr

DITINGGALKAN

Mazmur 22

Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?

Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.

(Mzm. 22:2)

 

 

 

Semua orang yang pernah jatuh cinta, tentu tahu jatuh cinta sejuta rasanya. Kalau putus cinta? Tidak sedikit orang yang kelimpungan karena putus cinta dan berakhir dengan patah hati. Seorang teman menceritakan bagaimana merananya ia ketika sedang patah hati. Ia melampiaskannya dengan mengendarai sepeda ke Pantai Parangtritis Yogyakarta yang berjarak 26 km. Ketika menuju Pantai Parangtritis, ia masih tenang karena jalanan cenderung menurun. Namun, saat pulang, ia ngos-ngosan karena perjalanan pulang yang ditempuh cenderung menanjak. Saat itulah, akal sehatnya mulai bekerja. Perasaan ditinggalkan dan sendiri terkadang membuat seseorang gagal berpikir secara jernih.

 

 

Pemazmur juga merasa ditinggalkan, tapi bukan karena ditinggal kekasih hatinya. Ia dihina, dianggap rendah, bahkan akan “dimakan habis” oleh musuh-musuhnya. Dalam keadaan terjepit itu, keluarlah pernyataan pada ayat 22, “Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku?” Kata “meninggalkan” sebenarnya merujuk pada kata menolak dan mengabaikan. Dalam hal ini, Pemazmur memang merasa ditolak dan diabaikan, tetapi ia tidak kehilangan akal sehatnya. Ia mengingat karya Allah dalam sepanjang sejarah. Pada akhirnya, ia percaya bahwa Allah akan menolongnya. Allah tidak pernah meninggalkannya sendirian.

 

 

Kisah Jumat Agung adalah sebuah peringatan karya Allah di kayu salib. Salib menjadi sebuah simbol bahwa Allah tidak pernah meninggalkan dan mengabaikan manusia. Namun, pergumulan dan permasalahan kadang membuat kita gagal melihat pertolongan Tuhan. Mari belajar seperti Pemazmur yang selalu berbekal iman percaya. Percaya bahwa Allah tidak meninggalkannya.

 

 

  1. Mengapa Pemazmur merasa ditinggalkan?
  2. Apa yang menguatkan Anda saat merasa ditinggalkan?

 

 

Pokok Doa: Bersyukur untuk penyertaan Tuhan dalam masa-masa sulit.

Multiple Ajax Calendar

April 2021
S M T W T F S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama