7
Apr

CINTA SELALU MEMILIKI JALAN

Kidung Agung 3:1-11

Baru saja aku meninggalkan mereka, kutemui jantung hatiku; kupegang dan tak kulepaskan dia ….

(Kid. 3:4)

Sara dan John adalah dua orang yang awalnya tak saling mengenal. Mereka bertemu pertama kali, saat tidak sengaja memilih sarung tangan yang sama. Perjumpaan-perjumpaan yang terus berulang secara kebetulan membuat mereka tertarik satu dengan yang lainnya. Mereka percaya bahwa memang mereka dirancangkan untuk menjadi satu, maka tidak mungkin tidak, pasti ada pertemuan-pertemuan lain yang akan terjadi. Setelah 7 tahun berlalu, mereka kembali bertemu secara tidak sengaja di sebuah lapangan ice skating. Serendipity, demikian judul film yang bercerita tentang kebetulan demi kebetulan yang berujung pada cinta. Ya, cinta selalu memiliki jalannya sendiri untuk saling bertemu dan menyatukan.

Kidung Agung 3:1-11 juga bercerita tentang impian seorang mempelai wanita yang ingin bertemu dengan kekasih hatinya. Kerinduannya begitu besar sehingga ia bertanya kepada para penjaga malam, tetapi mereka tak sanggup menemukan kekasih gadis itu. Ketika sang gadis menemukan kekasih hatinya, ia segera memegang kekasihnya erat-erat. Ia tak ingin melepaskannya barang sekejap. Pertanyaannya adalah apa yang membuat sang gadis atau mempelai itu bisa menemukan kekasihnya? Cinta! Cinta memiliki jalannya sendiri untuk menemukan muaranya. Cinta harusnya tak dipaksa atau memaksa. Pada akhirnya, mereka akan saling mencari karena saling mengasihi.

Demikian gambaran kasih Allah pada umat-Nya. Ia tidak pernah memaksa kita untuk menyambut kasih-Nya. Ia mencari dan mendekap erat kita semua. Begitu besar kasih-Nya pada kita. Bagaimana kita meresponsnya? Mencintai-Nya!

  1. Bagaimana usaha mempelai perempuan mencari kekasih hatinya?
  2. Apa yang menghalangi Anda untuk merasakan pelukan Tuhan dalam keseharian Anda?

Pokok Doa: Menikmati pelukan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

Multiple Ajax Calendar

April 2021
S M T W T F S
« Mar    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama