Wednesday, 07 May 2008 12:30 

About Us

Sejarah Singkat

Penginjilan merupakan salah satu tugas gereja yang sangat penting sesuai dengan Amanat Agung Tuhan Yesus dalam Matius 28:19-20. Komisi Komunikasi Bersama dibentuk pada tahun 1969 untuk menjalankan fungsi gereja tersebut melalui media radio. Situasi Indonesia pada kurun waktu tersebut mendorong munculnya ratusan radio amatir. Kondisi ini membuat pelayanan melalui media radio menjadi sangat efektif. Selanjutnya sebagai tindak lanjut bagi para pendengar radio yang telah merespon, dibuatlah renungan harian "Wasiat".

Pada awalnya pelayanan penginjilan ini dilakukan dengan kerjasama Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia Jatim, Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia Jabar dan Back To God Hour of The Christian Reformed Church di Amerika dengan Pdt. Dr. Junus N. Atmarumeksa sebagai pendeta pertama yang ditahbiskan dengan tugas khusus untuk pelayanan ini pada tanggal 9 Desember 1971. Untuk meningkatkan pelayanan, maka Komisi Komunikasi Bersama kemudian dikembangkan menjadi sebuah Yayasan pada tanggal 29 Januari 1990. Susunan pengurus pertama Yayasan Komunikasi Bersama terdiri dari Pdt. Dr. Junus N. Atmarumeksa sebagai Ketua merangkap Direktur Pelaksana, Bp. Julius Patty sebagai Sekretaris, Bp. Gunawan Prihatna sebagai Bendahara, Pdt. Wiede Benaja dan Bp. S. K. Widjaja sebagai anggota.

Pada bulan Desember 2001 Pdt. Dr. Junus N. Atmarumeksa memasuki masa Emeritasi dan digantikan oleh Pdt. Untung Ongkowidjaya, MBA, M. Hum yang diteguhkan sebagai Direktur Pelaksana pada tanggal 27 Januari 2002. Untuk lebih mengembangkan pelayanan Yayasan Komunikasi Bersama pada masyarakat Indonesia, maka disusunlah kepengurusan baru yang dilantik pada tanggal 29 Januari 2004. Seiring dengan penyatuan tiga sinode wilayah Gereja Kristen Indonesia pada tahun 2004, Yayasan Komunikasi Bersama pun menjadi Badan Pelayanan Sinode Gereja Kristen Indonesia dimana ketiga Sinode Wilayah yaitu Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia Jatim, Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia Jateng, dan Sinode Wilayah Gereja Kristen Indonesia Jabar terserap dalam pelayanan ini.

Dengan berjalannya waktu, situasi dan kondisi masyarakat Indonesia mengalami perubahan dan perkembangan. Yayasan Komunikasi Bersama menyikapinya dengan memperluas pelayanan melalui media eletronik dan cetak sehingga diharapkan dapat menjangkau sebanyak mungkin jiwa untuk diselamatkan dan membina iman. Saat ini kegiatan pelayanan Yayasan Komunikasi Bersama terdiri atas :

  1. Program-program pelayanan melalui media elektronik
    1. Program Radio
    2. Program Web-Ministry
    3. Konseling via Telepon
    4. Program Televisi
  2. Program-program pelayanan melalui media cetak
    1. Penerbitan Renungan-renungan harian sesuai jenjang usia
    2. Kursus Alkitab Tertulis
    3. Penerbitan Buku Rohani
    4. Toko Buku Rohani dan Outlet Berjalan
  3. Pembangunan Komunitas Pendengar di seluruh Indonesia


VISI YKB - Wasiat

Sebagai Yayasan Kristen yang melayani Tuhan melalui media cetak dan elektronik, maka kami memiliki visi untuk:

Menjadi
  1. Yayasan yang membawa Kabar Baik di dalam Yesus Kristus bagi seluruh bangsa Indonesia.
  2. Mitra bagi gereja-gereja dan organisasi-organisasi Kristen lainnya untuk bersama-sama memenuhi Amanat Agung dari Sang Kepala Gereja, yakni Yesus Kristus Tuhan.

    Berupaya

  3. Meningkatkan martabat hidup manusia dengan cara turut mencerdaskan bangsa melalui media komunikasi massa pada umumnya dan melalui media cetak dan elektronik pada khususnya.
  4. Meningkatkan kesadaran dan penghayatan iman Kristen dengan menampilkan kehidupan yang beriman dalam Koinonia, Diakonia dan Marturia.
  5. Meningkatkan kesadaran dan penghayatan iman Kristen dengan menampilkan kehidupan yang beriman dalam Koinonia, Diakonia dan Marturia.

MISI YKB - WASIAT

Dalam mencapai visi tersebut, Yayasan Komunikasi Bersama melakukan misi sebagai berikut:

  1. Menggunakan dan memanfaatkan media komunikasi massa, khususnya media cetak dan media elektronik sebagai sarana untuk memberitakan kabar baik bagi masyarakat.
  2. Membuat program-program siaran rohani bagi radio dan televisi yang berisi penerangan, pendidikan, kebudayaan dan penghiburan yang berlandaskan pada etika Kristiani.
  3. Mengadakan kursus-kursus dan seminar-seminar tentang pelayanan media massa, terutama pelayanan Kristiani melalui media cetak dan elektronik.
  4. Mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat memupuk dan meningkatkan kerja sama antar gereja.
  5. Melakukan upaya-upaya kemitraan bersama gereja-gereja dan lembaga-lembaga Kristen lainnya untuk mencapai visi Yayasan Komunikasi Bersama.
  6. Membuka peluang-peluang bagi orang-orang Kristen untuk mengekspresikan imannya dengan berdiakonia dan bermarturia melalui Yayasan Komunikasi Bersama.
  7. Mengadakan usaha-usaha lain yang tidak bertentangan dengan hukum serta tidak menyimpang dari visi Yayasan Komunikasi Bersama.

Logo YKB

Logo Yayasan Komunikasi Bersama berupa gambar Burung Merpati dan Tiga Api dalam Lingkaran. Burung Merpati merupakan simbol dari Roh Kudus, yang berarti kekudusan atau kesucian. Gambar tiga api melambangkan dari Allah Tritunggal. Gambar lingkaran melambangkan gambar bumi atau dunia.