4
Aug

HIDUP SEPERTI UAP

Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.

(Yak. 4:14)

 

 

Pernahkah Anda memperhatikan berapa lama uap akan keluar dari cerek yang kita panaskan ketika air di dalamnya sudah mendidih? Biasanya, ketika air mendidih terdengar bunyi melengking yang disebabkan uap airnya naik ke atas. Kemudian, hanya dalam hitungan detik saja, bunyi itu pun berhenti dan uapnya sudah tidak tampak lagi.

 

Penulis surat Yakobus mengatakan bahwa hidup manusia itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Misalnya, tadi pagi kita masih bertemu seseorang ketika sedang jalan pagi keliling lapangan, lalu kita dikagetkan dengan berita bahwa ia sudah tiada karena kena serangan jantung. Atau, tadi pagi masih mengobrol di telepon, kemudian sore hari ada berita dia sudah berpulang karena kecelakaan lalu lintas. Tentu, berita seperti itu sangat mengagetkan kita. Namun, itulah hidup. Kita tidak tahu kapan hidup akan berakhir. Karena itu, firman Tuhan mengingatkan kita agar kita memakai kesempatan yang Tuhan berikan dengan melakukan hal-hal yang seturut dengan kehendak Tuhan. Sehingga, apabila hidup itu harus berakhir, kita bersyukur bahwa kita sudah melakukan hal-hal yang tidak kita sesali, bahkan nama Tuhan dimuliakan karenanya. 

 

 

DOA:

Tuhan, ingatkan kami untuk menjalani hari-hari kami dengan melakukan karya-karya bagi kemuliaan nama-Mu, sehingga kami dapat mensyukurinya. Amin.

Multiple Ajax Calendar

August 2022
S M T W T F S
« Jul    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama