5
Sep

Jaga Perkataanmu

2 Raja-raja 2:23-25

Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: “Naiklah botak, naiklah botak!”

(2 Raja-raja 2:23)

 

 

“Kata-kata kita sering seperti belati, keras dan menusuk serta merusak. Sangat jarang kata-kata kita membangun, menyembuhkan, memulihkan, dan memperbaiki. Dan kita sangat cepat mengutarakan pendapat kita, betapa pun buruknya itu.” Itulah yang dikatakan Dr. Michael L. Brown menanggapi orang-orang Kristen yang cenderung begitu cepat melontarkan perkataan atau ucapan. Bahkan, saat menulis
postingan atau berkomentar di media sosial pun demikian. Ada banyak perkataan yang tidak seharusnya terucap dari mulut seorang Kristen.

 

Pada saat Elisa pergi ke Betel tiba-tiba muncul sejumlah anak yang mencemooh Elisa dengan berkata, “Naiklah botak, naiklah botak!” Mereka berkata kepada Elisa untuk naik ke atas. Maksudnya adalah menyusul Elia. Mereka bermaksud menghina Elisa seakan-akan Elisa tidak akan sanggup melakukan apa-apa tanpa Elia. Memang tidak dijelaskan lebih lanjut siapa anak-anak ini dan siapa orangtua dari anak-anak ini. Alkitab hanya mengatakan bahwa mereka berjumlah 42 orang (ay. 24). Lalu apa yang terjadi? Elisa mengutuk mereka dan keluarlah 2 ekor beruang mencabik-cabik mereka semua.

 

Teens, kita harus menjaga setiap perkataan yang keluar dari mulut kita. Jangan sampai ada perkataan sia-sia yang keluar dari mulut kita. Ketika kita tidak mampu mengendalikan perkataan, kita akan mudah terjerumus ke dalam percakapan yang sia-sia. Gosip, cemoohan, hoaks, umpatan, dan sebagainya bisa dengan sangat mudah keluar dari mulut kita ketika kita tidak punya kendali terhadap apa yang keluar dari mulut kita. Mari kita melatih diri agar tiap perkataan yang keluar dari mulut kita adalah perkataan yang memberkati dan membangun orang lain. Ingat, mulutmu harimaumu!

Multiple Ajax Calendar

September 2022
S M T W T F S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama