9
Sep

Mau Mendengar

2 Raja-raja 5:11-19

Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: “Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.”

(2 Raja-raja 5:13)

 

 

“Mengapa Tuhan menciptakan dua telinga dan satu mulut? Sebab, Tuhan ingin kita lebih banyak mendengar ketimbang berbicara,” ujar guru saya. Demikianlah nasihatnya kepada saya ketika saya terlalu banyak ngobrol saat jam pelajaran. Makin lama makin sulit bagi kita untuk menemukan kehadiran seorang pendengar yang baik. Umumnya, orang lebih mudah untuk berbicara ketimbang mendengar. Karena itu, belajar mendengar adalah hal yang penting untuk kita lakukan.

 

Elisa meminta Naaman mandi sebanyak 7 kali di Sungai Yordan agar dapat sembuh dari penyakit kustanya. Namun, Naaman merasa gusar dan kecewa. Sebab, air Sungai Yordan itu kotor dan tentu berpotensi membuat luka-luka yang ada di tubuhnya malah menjadi infeksi. “Masak aku disuruh mandi di air kotor?” Mungkin begitu kata Naaman dalam hati. Namun, setelah dibujuk oleh para pegawainya, ia mau juga melakukannya. Lalu pulihlah tubuhnya dari kusta. Karena Naaman mau belajar mendengar, hidupnya berubah. Ia pulih dan dapat kembali beraktivitas dengan normal.

 

Teens, kita sering menjumpai perilaku orang yang tidak mau mendengar nasihat dan kritik orang lain karena mereka merasa paling benar. Saat dinasihati yang terjadi adalah masuk kuping kiri, keluar kuping kanan. Alangkah baiknya apabila sepasang telinga yang diberikan Tuhan difungsikan untuk mendengar dengan maksimal sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Belajar mendengar nasihat, kritik, dan saran juga penting sebagai sarana penolong bagi diri kita sendiri untuk bertumbuh lebih dewasa. Apa yang kita dengar dapat memengaruhi apa yang kita akan raih di masa depan.

 

Multiple Ajax Calendar

September 2022
S M T W T F S
« Aug    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Pengganti ongkos cetak dan biaya pengiriman:

Rp. 70.000,-/tahun

Rp. 8.000,-/eksemplar


Pembayaran melalui:

Bank Mandiri - Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Marketing


BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama


Persembahan Kasih melalui:

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990

a.n. Yayasan Komunikasi Bersama